Percepat Vaksinasi, DIY Targetkan 70% Warga Divaksinasi pada September

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
26 Juli 2021 15:37 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY terus berupaya menggenjot capaian vaksinasi Covid-19 dengan menggandeng sejumlah pihak untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity. Per hari ditargetkan sebanyak 14.000 warga terpaksin sehingga September mendatang diharapkan minimal 70% warga DIY sudah disuntik vaksin sampai dosis kedua.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan total sasaran vaksinasi di DIY sebanyak 2,8 juta orang. “Per 22 Juli 2021 yang sudah divaksinasi untuk dosis pertama sebanyak 1.047.779 orang 36,4%. Lalu untuk dosis kedua sudah 409.996 orang atau 14,2%,” kata Baskara Aji, Senin (26/7/2021).

Baskara Aji mengatakan angka tersebut termasuk remaja yang berusia 12-18 tahun. Pemda menargetkan capaian vaksinasi pada September mendatang sudah mencapai 70% dari totalsasaran.

Berbagai upaya percepatan vaksinasi duah dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak, seperti perusahaan swasta, pemerintah kabupaten dan kota, serta TNI-Polri.

Baskara Aji berujar awalnya target vaksinasi bisa mencapai 20.000 orang dalam sehari, namun karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM) atau vaksinator, sehari hanya ditargetkan maksimal 14.000 orang.

“Pada Juli beberapa waktu lalu sampai 47.611 orang dalam sehari divaksinasi, tetapi sekarang ini berat karena sedang PPKM level 4. Enggak boleh ada kerumunan,” ucap Baskara Aji.

Dia tidak ingin proses vaksinasi menimbulkan kerumunan baru yang berpotensi menjadi klaster penularan Covid-19.

Percepatan vaksinasi juga tergantung ketersediaan vaksin dari Pemerintah Pusat. Saat ini ketersediaan vaksin Covid-19 di Pemda DIY sebanyak 14.300 vial. Setiap vial dikalikan 10 dosis. Kemudian di TNI juga ada jatah 5.700 vial.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY ini berharap kiriman vaksinasi dari Kementerian Kesehatan lancar sehingga vaksinasi bisa mencapai target sasaran di September mendatang.

Baskara Aji juga mengingatkan bagi perusahaan swasta yang menggelar vaksinasi massal tidak memungut biaya dari sasran vaksinasi.