Advertisement

Anak 15 Tahun Dibacok di Selokan Mataram oleh Rombongannya Sendiri

Abdul Hamied Razak
Jum'at, 30 Juli 2021 - 19:37 WIB
Bhekti Suryani
Anak 15 Tahun Dibacok di Selokan Mataram oleh Rombongannya Sendiri Ilustrasi kekerasan - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN-Kekerasan jalanan yang melibatkan remaja kembali terjadi di Sleman. Korbannya seorang pelajar yang mengalami luka di bagian pipi akibat sabetan parang. Polisi telah berhasil mengamankan pelaku yang juga merupakan pelajar 16 tahun.

Kanit Reskrim Polsek Mlati, Iptu Noor Dwi Cahyanto, menjelaskan korban yakni FYP, laki-laki 15 tahun warga Umbulharjo, Kota Jogja. Sementara pelaku adalah ACP, laki-laki 16 tahun warga Tegalrejo, Kota Jogja. “Kejadian di Kutu Asem, Sinduadi, Mlati, di Selokan Mataram, pada Minggu [25/7/2021] pukul 02.00 WIB,” ujarnya, Jumat (30/7).

Kejadian berawal ketika korban bersama sejumlah temannya berkumpul untuk bakar-bakaran di rumah salah satu temannya, di Danurejan, Kota Jogja, pada Sabtu (24/7) malam. Lalu korban bersama teman-temannya beralih ke rumah teman yang lain karena diajak untuk membantu mencari pelaku pembacokan temannya tersebut.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

BACA JUGA: Indonesia Kembali Terima 1,5 Juta Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong

Kemudian rombongan yang berjumlah lima orang ini bermaksud menambah teman lagi dengan mendatangi teman yang lain lagi di warmindo daerah Gondokusuman, Kota Jogja, sebanyak delapan orang, yang salah satunya adalah ACP.

Setelah bertemu, rombongan 13 remaja ini pun keliling bersama-bersama menggunakan motor, dengan rute Jalan Monjali belok, arah selokan Mataram ke barat, lalu sesampai di sebuah Pom mini di Kutu Asem, Sinduadi, rombongan berpencar.

Saat berpencar itu lah, korban bertemu dengan pelaku yang sebenarnya merupakan satu rombongan, tapi tiba-tiba pelaku turun dari motor dan menyabetkan sebilah parang ke arah korban dan mengenai bagian pipinya. “Korban lalu lari ke arah Jombor, kemudian menuju rumah sakit Siloam untuk berobat,” katanya.

Polisi berhasil menangkap ACP pada Minggu (25/7/2021) pukul 17.00 WIB di tempat tinggalnya. Parang sepanjang 60 cm diamankan sebagai barang bukti. Meski demikian perkara ini telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

BREAKING NEWS: Ini 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Dirut PT LIB dan Panpel Arema Masuk

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 20:27 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement