DPRD Bantul Dorong Tambahan Anggaran Atasi Kekeringan dan Karhutla
DPRD Bantul mendorong tambahan anggaran APBD Perubahan 2026 untuk mengantisipasi kekeringan dan karhutla selama kemarau.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA-- Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat tengah mengusulkan tambahan stok vaksin kepada pemerintah Pusat sebanyak 100.000 dosis. Hal ini dilakukan agar program vaksinasi massal yang belakangan tengah digenjot tidak mengalami kendala di lapangan.
Kepala Dinkes Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani menjelaskan, animo masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi massal memang cukup baik. Beberapa kali, kuota yang ditetapkan di tiap rumah sakit (RS), Puskemas atau sentra vaksin lainnya selalu banjir peminat. "Makanya kami sambil berjalan stok vaksin juga kami pastikan agar aman. Beberapa waktu lalu, sudah diusulkan tambahan ke pusat sebanyak 100.000 dosis," ujarnya, Minggu (1/8/2021).
BACA JUGA: Luhut Berpesan agar Anak Muda Banyak Belajar dari Negara Maju, tapi Jangan Lupa Pulang
Emma menyebut, saat ini stok vaksin yang dimiliki oleh Pemkot Jogja tersisa sebanyak 14.000 dosis. Ia juga memastikan bahwa jumlah itu masih mencukupi untuk penyuntikan vaksin pada 13 rumah sakit, tiga klinik, dan 18 puskesmas di wilayah setempat. Mulai Agustus ini, pihaknya juga bakal melaksanakan program vaksinasi selama enam hari kerja untuk mempercepat target vaksin.
"Harapan kami, mulai Agustus bisa enam hari penuh, sambil melihat ketersediaan SDM-nya,” ujarnya.
Dia juga menambahkan, sampai dengan akhir Juli lalu, sebanyak 334.986 orang telah divaksin dengan rincian 224.796 vaksin dosis pertama dan 110.190 vaksin dosis kedua. "Targetnya masih sama minimal 75 persen penduduk terutama warga Kota Jogja sudah tervaksin pada 17 Agustus mendatang," ucap dia.
Sementara, Kepala Puskesmas Gedongtengen Kota Jogja, Tri Kusumo Bawono juga memastikan stok vaksin di tempatnya cukup untuk beberapa waktu ke depan. Saat ini ketersediaan vaksin berjumlah 260 dosis. "Kondisinya aman. Saat ini tersedia 290 dosis, permintaan satu pekan sekali setiap hari Senin," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul mendorong tambahan anggaran APBD Perubahan 2026 untuk mengantisipasi kekeringan dan karhutla selama kemarau.
Menteri PU memastikan jalan dan jembatan nasional pascagempa NTT telah kembali fungsional. Infrastruktur bangunan dan air turut diverifikasi.
Rusal akan berinvestasi besar di Indonesia. Raksasa aluminium Rusia ini ternyata pernah menggandeng Antam untuk proyek smelter.
DPRD DIY meminta kredit macet UMKM terdampak bencana dipetakan agar penanganan debitur bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat komitmennya untuk terus menghadirkan layanan terbaik bagi nasabah dalam momentum Hapelnas 2026
Ikan besar misterius muncul usai banjir Nepal dan tersebar di Bihar. Pemerintah melarang warga mengambil, menjual, dan memakannya.