Pemkot Jogja Minta Tambahan 100.000 Dosis Vaksin Covid-19

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
01 Agustus 2021 19:37 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat tengah mengusulkan tambahan stok vaksin kepada pemerintah Pusat sebanyak 100.000 dosis. Hal ini dilakukan agar program vaksinasi massal yang belakangan tengah digenjot tidak mengalami kendala di lapangan.

Kepala Dinkes Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani menjelaskan, animo masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi massal memang cukup baik. Beberapa kali, kuota yang ditetapkan di tiap rumah sakit (RS), Puskemas atau sentra vaksin lainnya selalu banjir peminat. "Makanya kami sambil berjalan stok vaksin juga kami pastikan agar aman. Beberapa waktu lalu, sudah diusulkan tambahan ke pusat sebanyak 100.000 dosis," ujarnya, Minggu (1/8/2021).

BACA JUGA: Luhut Berpesan agar Anak Muda Banyak Belajar dari Negara Maju, tapi Jangan Lupa Pulang

Emma menyebut, saat ini stok vaksin yang dimiliki oleh Pemkot Jogja tersisa sebanyak 14.000 dosis. Ia juga memastikan bahwa jumlah itu masih mencukupi untuk penyuntikan vaksin pada 13 rumah sakit, tiga klinik, dan 18 puskesmas di wilayah setempat. Mulai Agustus ini, pihaknya juga bakal melaksanakan program vaksinasi selama enam hari kerja untuk mempercepat target vaksin.

"Harapan kami, mulai Agustus bisa enam hari penuh, sambil melihat ketersediaan SDM-nya,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, sampai dengan akhir Juli lalu, sebanyak 334.986 orang telah divaksin dengan rincian 224.796 vaksin dosis pertama dan 110.190 vaksin dosis kedua. "Targetnya masih sama minimal 75 persen penduduk terutama warga Kota Jogja sudah tervaksin pada 17 Agustus mendatang," ucap dia.

Sementara, Kepala Puskesmas Gedongtengen Kota Jogja, Tri Kusumo Bawono juga memastikan stok vaksin di tempatnya cukup untuk beberapa waktu ke depan. Saat ini ketersediaan vaksin berjumlah 260 dosis. "Kondisinya aman. Saat ini tersedia 290 dosis, permintaan satu pekan sekali setiap hari Senin," kata dia.