Ratusan Paket Makanan Siap Saji Dibagikan untuk Pekerja Informal

Seorang pengemudi becak menerima makanan siap saji. - Ist.
03 Agustus 2021 10:47 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Aksi sosial yang dilakukan sekelompok masyarakat sebagai respons atas pandemi Covid-19 terus berlanjut. Melalui #GerakanBerbagiUntukWarga, Komunitas Velox Yogyakarta membagikan ratusan paket makanan siap saji dengan menyasar kalangan pekerja informal.

Koordinator Komunitas Velox Adi Riyanto menjelaskan kegiatan berbagi itu telah dilakukan sejak awal Juli 2021 lalu dengan menyasar sejumlah kecamatan di wilayah Sleman. Adapun sasarannya merupakan kalangan pekerja informal, mulai dari tukang becak, ojek, pemulung hingga pedagang kecil lainnya. Pemilihan sasaran ini karena mereka termasuk kalangan yang terdampak pandemi Covid-19.

BACA JUGA : Ganjar Temui Mahasiswa Polines Semarang saat Lakukan Aksi Sosial

“Untuk area kami memilih Kecamatan Depok dan Mlati, karena ini termasuk kawasan pendidikan, yang biasanya roda perekonomian biasa berputar karena ada anak kos, sekarang sepi,” katanya Selasa (3/8/2021).

Adapun bentuk bantuan merupakan paket makanan siap saji berjumlah ratusan dengan harapan mereka langsung bisa memanfaatkannya. Gerakan sosial diharapkan dapat meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid-19 sekaligus mendukung program pemerintah dalam memberlakukan PPKM untuk membatasi mobilitas sosial masyarakat. Mengingat program PPKM ini dilakukan demi menekan laju penyebaran Covid-19.

“Sumber bantuan ini murni kami para anggota melakukan patungan, kami melihat bahwa penanganan pandemi ini butuh sinergi semua pihak termasuk masyarakat untuk bisa saling membantu,” ujarnya.

Riyanto berharap gerakan sosial yang dilakukan bisa memotivasi kelompok lain untuk bisa bahu membahu membantu menangani pandemi. “Tentu dengan kemampuan masing-masing, sekecil apa pun bantuan kita tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat terdampak. Kita tahu bahwa pandemi memunculkan efek samping yang luar biasa, terutama perputaran roda perekonomian wilayah,” katanya.