Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Tumpukan karung beras memenuhi kios salah satu pedagang beras di Pasar Wates pada Jumat (20/3/2020). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA-Masa Pandemi Covid-19 turut memberikan dampak terhadap warga yang bermatapencaharian sebagai petani. Hal ini dirasakan oleh sejumlah petani di DIY, dimana beras hasil panennya masih menumpuk di gudang milik petani.
Merespon hal ini, Polda DIY berinisiatif untuk mencarikan bantuan untuk dapat meringankan beban dengan membeli beras hasil panennya. Wakapolda DIY Brigjen Pol R.Slamet Santoso, menjelaskan inisiatif ini berawal saat dirinya memantau kegiatan vaksinasi di Ditpolair Polda DIY beberapa hari yang lalu.
“Saat kunjungan tersebut, kami sempat berdialog dengan salah satu warga yang divaksin. Ada petani yang berkeluh kesah, panennya [beras] menumpuk. Kami coba bantu," ujarnya, Selasa (3/8/2021).
Menindaklanjuti inisiatif ini, Polda DIY menggandeng corporate social responsibility (CSR) mitra Polri yang dipercayakan ke Polda DIY untuk membantu permasalahan petani tersebut. Polda DIY menerima bantuan sebesar Rp20 juta yang akan dibelanjakan beras dari petani langsung.
Menurutnya beras dari petani tersebut nanti dikemas, selanjutnya akan disalurkan kembali ke masyarakat yang membutuhkan. "Beras itu nantinya akan kita distribusikan ke warga yang membutuhkan. Sehingga pemberi bantuan [CSR] senang, permasalahan petani teratasi, warga yang membutuhkan penerima manfaat juga terbantu. Polda DIY hanya sebagai sarana saja," ungkapnya.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto, menambahkan dalam pembelian beras tersebut Polda DIY membeli dengan harga Rp8.500 dari petani. Ada selisih harga seribu rupiah dari harga yang sering dijual oleh patani sebesar Rp7.500 perkilonya. "Ada anggota kita dari Ditpolairud yang ke wilayah Galur Kulonprogo untuk membeli berasnya dari para petani," jelasnya.
Ia menyebutkan ada sekitar 2 ton lebih beras hasil pembelian dari petani langsung yang akan diserap dalam pembelian ini. "Semoga dari kegiatan ini para petani dapat terbantu, dapat meningkatkan penghasilannya di masa prihatin saat ini," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun