RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji-Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY terus berupaya mempercepat vaksinasi dengan menggandeng semua pihak agar September mendatang bisa mencapai minimal 70% dari total sasaran vaksin sebanyak 2,8 juta orang.
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan upaya yang dilakukan untuk mempercepat vaksinasi adalah dengan berkoordinasi dan menggandeng semua pihak, termasuk TNI dan Polri yang juga melakukan vaksinasi selain puskesmas dan Dinas Kesehatan di tiap kabupaten dan kota.
Masing-masing pihak sudah turut serta melakukan percepatan vaksinasi. Soal stok vaksin, Baskara Aji belum bisa menyampaikan. Namun ia memastikan stok vaksin di DIY selalu habis sehingga Pemda DIY terus berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memperioritaskan pengiriman vaksin ke Bumi Mataram.
BACA JUGA: Takut Ketahuan, Pencuri Kotak Infaq di Gunungkidul Tinggalkan Motor di Masjid
“Pak Gubernur juga tiap saa kontak langsung dengan Pak Menkes untuk minta vaksin lebih banyak lagi. Dan segera ditambah 63.000 dosis hari ini mungkin kiriman satu sampai dua hari kedepan. Begitu datang langsung disalurkan ke kabupaten dan kota dan organisasi yang menyalurkan vaksin,” kata. Dia berharap vaksinasi sudah mencapai 70% dari total sasaran pada September mendatang
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY, Huda Tri Yudiana meminta Pemda DIY melakukan vaksinasi sampai ke kalurahan atau tidak hanya dipusatkan di perkotaan. Sebab selama ini vaksinasi paling tinggi baru di Sleman dan Jogja, “Kulonprogo, Gunungkidul, dan Bantul masih kecil,” kata Huda.
Sementara itu berdasarkan data Dinas Kesehatan, capaian vaksinasi sampai 3 Agustus lalu sudah mencapai 1.178.949 orang atau 40,54% untuk dosis pertama dari sasaran 2.879.699 orang. Sementara dosis kedua baru442.473 orang atau 15,37%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
243 reklame rokok ditemukan tak berizin dan tak bayar pajak di Kulonprogo. DPRD menyoroti potensi kebocoran PAD dari reklame.
Herlina Pakpahan meminta Srikandi Hanura turun langsung menyerap aspirasi perempuan melalui kaderisasi, pengabdian dan solidaritas.
Polda Metro Jaya mengungkap kronologi 49,85 ton kacang tanah ilegal asal India dari Pelabuhan Dumai hingga Jakarta Utara.
Wamen ATR Ossy Dermawan mengungkap arahan Nusron Wahid di tengah kasus suap HGB dan gratifikasi di lingkungan ATR/BPN.
CKG Kota Jogja menemukan 60%-65% dari 23.000 lansia yang diperiksa terdeteksi hipertensi dan diabetes.