Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Ilustrasi/Antara-Asprilla Dwi Adha
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY memastikan dokumen penentuan izin penetapan lokasi (IPL) Tol Jogja-Bandara atau Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo sudah beres tetapi masih ada sedikit revisi. Pemda DIY menargetkan IPL bisa diterbitkan dalam bulan ini.
“Mudah-mudahan selesai bulan ini,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, di Kompleks Kepatihan, Kamis (5/8/2021).
BACA JUGA: Mengaku Salah soal Sumbangan Rp2 Triliun, Kapolda Sumsel Akhirnya Minta Maaf
Baskara Aji mengatakan sudah tidak ada persoalan dalam proyek Tol Jogja-YIA, termasuk jalur di Mlangi yang sempat ada hambatan tetapi sudah diselesaikan.
Dia berharap IPL segera terbit sehingga pembebasan lahan untuk tol segera dilaksanakan. Pengerjaan proyok tol seksi III sepanjang 30,77 kilometer tersebut ditarget pada 2022. Sementara operasionalnya ditarget pada 2024 mendatang.
Sebelumnya, proyek Tol Jogja-YIA sempat terhambat di Mlangi, Gamping, Sleman, bahkan sudah mengalami empat kali perubahan karena ada penolakan warga setempat kemudian mengusulkan untuk memindahkan jalur.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dian Hardiyansyah mengakui dokumen IPL jalan tol Jogja-YIA masih dalam tahap revisi.
Revisi tersebut terdapat dalam ROW atau pelebaran jalan. “Nanti lebarnya kanan kiri ada pelebaran mau tidak mau dokumen IPL juga berubah. Kalau revisi selesai ROW selesai sudah disetujui, baru diajukan kembali,” kata Dian.
Rencananya lebar jalan tol untuk sisi kanan dan kiri seluas 9,5 meter.
Dia mengklaim sudah tidak ada persoalan, termasuk di Mlangi Gamping, Sleman sudah sudah selesai. Hanya bergeser sedikit ke arah barat dari pemukiman.
Dia berharap sudah tidak ada lagi perubahan sehingga dokumen IPL segera bisa diajukan dan pembebasan lahan sudah bisa dimulai awal tahun depan. Sementara untuk pengerjaan konstruksinya diharapkan sudah bisa dimulai pada pertengahan 2022 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Warga Semin berburu emas di Kali Oya yang mengering saat kemarau. Aktivitas ini menjadi pekerjaan sampingan bagi petani yang kesulitan air.
Febrie Adriansyah diperiksa hampir 7 jam dan dicecar soal Tan Kian. Kuasa hukum menyebut Febrie tegas membantah menerima uang dari Tan Kian.
Jalan Baru Kretek-Girijati sepanjang 5 Km mulai uji coba open traffic 14-20 September 2026 dengan pembatasan kendaraan dan jam operasional.
Keterkaitan Boy Thohir dengan MGLV tercatat melalui PT Trinugraha Thohir yang memiliki 2,25% saham serta PT Trinugraha Thohir Harmoni sebesar 4,86%.
DPRD DIY meminta DTSEN tidak diterapkan kaku karena data bansos harus diuji dengan kondisi riil warga, termasuk pekerja informal dan pengguna pinjol.