Jadwal SIM Keliling Polda DIY 23 Oktober 2026, Cek Syaratnya
Jadwal SIM Polda DIY Jumat 16 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi SIM Keliling, SIM Corner, SKUKP, dan syarat perpanjangan SIM.
Petani bawang merah di Nawungan, Selopamioro, Imogiri berjalan melewati sawah mereka, Kamis (4/8/2021). /Harian Jogja-Jumali.
Harianjogja.com, BANTUL - Sejumlah petani bawang merah di Nawungan, Selopamioro, Imogiri, mengaku resah menyusul belum diterimanya uang dari pihak ketiga yang membeli hasil pertanian mereka pada Mei lalu.
Padahal, keberadaan uang senilai total Rp340 juta untuk 30 petani tersebut sangat diperlukan sebagai persiapan untuk menanam bawang merah kembali. Selain itu, uang itu diperlukan untuk membayar sejumlah cicilan dan hutang.
BACA JUGA : Panen Bawang Merah di Bantul Meningkat, Petani Gembira
Dukuh Nawungan, Selopamioro, Imogiri, Jurianto mengatakan, selama ini petani di wilayahnya memang sering mengalami kendala dalam hal pemasaran. Selain itu, petani juga sering mendapatkan kerugian dengan keberadaan tengkulak nakal yang selalu mengaku rugi sehingga tidak membayarkan sisa uang pembelian kepada petani.
Sementara saat panen raya, Mei lalu, datanglah pedagang besar dan menjanjikan akan membantu petani dengan jalan membeli bawang merah. “Namun dalam perkembangannya, mereka tidak membayarkan semua. Awalnya petani dibayar Rp70 juta, dan masih ada sisa kekurangan sekitar Rp340 juta untuk 30 petani. Sampai saat ini, belum juga dibayarkan,” kata Jurianto, Kamis (5/8/2021).
Dengan persoalan ini, Jurianto menambahkan, petani telah berusaha agar uang senilai Rp340 juta bisa segera dicairkan. Salah satunya adalah dengan menggelar mediasi dengan melibatkan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Bantul.
“Sudah satu bulan lebih namun belum juga dibayar. Padahal, kan mereka butuh uang itu secepatnya untuk membayar cicilan yang jatuh tempo,” terang Jurianto.
BACA JUGA : Benih Bawang Merah Lokal Bantul Jenis Tiron Dikabarkan
Jurianto berharap, pembayaran pembelian bawang merah pada bulan Mei tersebut bisa dibayarkan dalam waktu dekat. Sebab, petani saat ini sudah sangat kesulitan. “Karena sudah dikejar-kejar cicilan yang jatuh tempo. Selain itu, dana itu kan dibutuhkan petani, apalagi saat ini PPKM,” jelasnya.
Kepala DP2KP Bantul Yus Warseno mengakui telah mengetahui perihal masalah yang dihadapi oleh petani di Nawungan. Dari hasil mediasi, dipastikan kekurangan pembayaran pembelian bawang merah akan dibayarkan pekan ini.
“Jadi tetap akan dibayarkan. Minggu ini akan diselesaikan,” terang Yus Warseno.
Agar persoalan yang sama tidak terjadi, Yus meminta kepada petani untuk menerapkan pola pembayaran cash on delivery (COD). “Jadi ada barang, ada uang. Agar tidak ada kendala seperti ini lagi,” ucap Yus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Polda DIY Jumat 16 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi SIM Keliling, SIM Corner, SKUKP, dan syarat perpanjangan SIM.
Mario Aji finis di posisi kesembilan FP1 Moto2 Australia 2026 setelah memperbaiki catatan waktu pada lima menit terakhir.
Rutin ke gym tetapi hasil belum terlihat? Kenali 9 kesalahan latihan, mulai dari program tak konsisten hingga pola makan dan pemulihan.
Indonesia meloloskan sejumlah wakil ke perempat final French Open 2026. Alwi Farhan, Ubed, dan Putri KW ikut menjaga peluang Merah Putih.
Kemenhub mencatat 2.775 penerbangan domestik terdampak karhutla. Penumpang diminta mengecek jadwal dan menghubungi maskapai jika batal.
Jorge Martin percaya diri menghadapi MotoGP Australia 2026 setelah naik podium di Mandalika. Ia unggul dua poin atas Marc Marquez.