Viral Atraksi Berbahaya Penjual Tahu Bulat di Jogja, Melaju Sambil Ngaduk Gorengan

Penjual tahu bulat menggoreng sambil berkendara. - Ist/tangkapan layar
09 Agustus 2021 14:57 WIB Nina Atmasari Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Sebuah aksi nekat dilakukan seorang penjual tahu bulat di Jogja. Ia mengendarai sepeda motor sambil menggoreng tahu bulat di keranjang belakang. Bahkan ia mengaduk gorengannya sambil terus berkendara.

Video tersebut pun menjadi viral. Video itu diunggah oleh warganet bernama Crazel di akun twitternya @isadecentgirl. Dalam video berdurasi 12 detik itu terlihat pedagang tahu bulat mengendarai sepeda motor di jalan sambil menggoreng tahu bulat.

Tangan kanannya memegang kemudi sepeda motor sekaligus menarik gas. Nekatnya, tangan kiri yang seharusnya menjaga keseimbangan berkendara, malah mengaduk gorengan tahu bulat di atas wajan panas penuh minyak yang ada di keranjang bagian belakang sepeda motor. Tahu bulat memang harus sering diaduk saat digoreng supaya tidak gosong.

Baca juga: Viral SPBU Monjali Mau Dijual Rp45 Miliar, Warganet Ada yang Mulai Nyicil

Adapun pengambil video tampak menjadi penumpang mobil, di belakang penjual tahu bulat tersebut. "Nyoh atraksi lurr mburi yonif
@txtfromjogja," tulis akun tersebut.

Saat dihubungi Harianjogja.com, warganet pengunggah video tersebut membenarkan video tersebut diambilnya saat melintas di jalan tembus dari Jalan Kaliurang menuju Jalan Affandi Gejayan, belakang Markas Yonif 403 Jogja di Kentungan, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Video tersebut diambil pada Sabtu (7/8/2021) siang. "kebetulan lewat saja dan inisiatif untuk mengambil video," kata warganet asal Sewon, Bantul ini, Senin (9/8/2021).

Warganet ini mengaku sebenarnya ia khawatir melihat tindakan penjual tahu bulat tersebut. Aksi berkendara sambil mengaduk gorengan menurutnya berbahaya. Selain membahayakan dirinya, juga bisa membahayakan pengendara lain. Konsentrasi dan gerakan pengendara itu terpecah, sehingga bisa memicul terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Rada was-was, Mbak. Apalagi jalanan menikung, belum lagi kalau ada polisi tidur, dan sebagainya. Nggak aman baik buat Bapak yang berjualan, maupun juga keamanan untuk pengendara lain begitu...," katanya.

Ia juga prihatin karena tindakan itu dimungkinkan karena pedagang tersebut ingin mengefisiensikan waktu. "Mungkin niat bapaknya untuk efisiensi waktu, karena "tuntutan pekerjaan" juga...," tambahnya.

Aksi nekat tersebut menarik perhatian warganet di twitter. Dalam dua hari, unggahan tersebut mendapatkan 1.345 suka, dibagikan ulang 602 kali dan dikomentari 93 warganet.

"Wkwkwkkw aku mau ketemu iki pas tuku soto tapi ra ngeh nek nganggo atraksi barang (aku tadi bertemu ini saat membeli soto, tetapi tidak memperhatikan kalau pakai atraksi," tulis @adintawindra.

"Otak kanan dan kirinya semua berjalan baik," komentar @RudhiHafiedz.

"definisi multitasking yg sesungguhnya," tambah @kerjadikerjai.