Prajurit Magelang Gugur di Lebanon, Pesan Terakhir Bikin Keluarga Haru
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Penjual tahu bulat menggoreng sambil berkendara. /Ist-tangkapan layar
Harianjogja.com, JOGJA- Sebuah aksi nekat dilakukan seorang penjual tahu bulat di Jogja. Ia mengendarai sepeda motor sambil menggoreng tahu bulat di keranjang belakang. Bahkan ia mengaduk gorengannya sambil terus berkendara.
Video tersebut pun menjadi viral. Video itu diunggah oleh warganet bernama Crazel di akun twitternya @isadecentgirl. Dalam video berdurasi 12 detik itu terlihat pedagang tahu bulat mengendarai sepeda motor di jalan sambil menggoreng tahu bulat.
Tangan kanannya memegang kemudi sepeda motor sekaligus menarik gas. Nekatnya, tangan kiri yang seharusnya menjaga keseimbangan berkendara, malah mengaduk gorengan tahu bulat di atas wajan panas penuh minyak yang ada di keranjang bagian belakang sepeda motor. Tahu bulat memang harus sering diaduk saat digoreng supaya tidak gosong.
Baca juga: Viral SPBU Monjali Mau Dijual Rp45 Miliar, Warganet Ada yang Mulai Nyicil
Adapun pengambil video tampak menjadi penumpang mobil, di belakang penjual tahu bulat tersebut. "Nyoh atraksi lurr mburi yonif
@txtfromjogja," tulis akun tersebut.
Saat dihubungi Harianjogja.com, warganet pengunggah video tersebut membenarkan video tersebut diambilnya saat melintas di jalan tembus dari Jalan Kaliurang menuju Jalan Affandi Gejayan, belakang Markas Yonif 403 Jogja di Kentungan, Caturtunggal, Depok, Sleman.
Video tersebut diambil pada Sabtu (7/8/2021) siang. "kebetulan lewat saja dan inisiatif untuk mengambil video," kata warganet asal Sewon, Bantul ini, Senin (9/8/2021).
Warganet ini mengaku sebenarnya ia khawatir melihat tindakan penjual tahu bulat tersebut. Aksi berkendara sambil mengaduk gorengan menurutnya berbahaya. Selain membahayakan dirinya, juga bisa membahayakan pengendara lain. Konsentrasi dan gerakan pengendara itu terpecah, sehingga bisa memicul terjadinya kecelakaan lalu lintas.
"Rada was-was, Mbak. Apalagi jalanan menikung, belum lagi kalau ada polisi tidur, dan sebagainya. Nggak aman baik buat Bapak yang berjualan, maupun juga keamanan untuk pengendara lain begitu...," katanya.
Ia juga prihatin karena tindakan itu dimungkinkan karena pedagang tersebut ingin mengefisiensikan waktu. "Mungkin niat bapaknya untuk efisiensi waktu, karena "tuntutan pekerjaan" juga...," tambahnya.
Aksi nekat tersebut menarik perhatian warganet di twitter. Dalam dua hari, unggahan tersebut mendapatkan 1.345 suka, dibagikan ulang 602 kali dan dikomentari 93 warganet.
"Wkwkwkkw aku mau ketemu iki pas tuku soto tapi ra ngeh nek nganggo atraksi barang (aku tadi bertemu ini saat membeli soto, tetapi tidak memperhatikan kalau pakai atraksi," tulis @adintawindra.
"Otak kanan dan kirinya semua berjalan baik," komentar @RudhiHafiedz.
"definisi multitasking yg sesungguhnya," tambah @kerjadikerjai.
Nyoh atraksi lurr mburi yonif @txtfromjogja ? pic.twitter.com/NaOw3QzYmi
— crazel (@isadecentgirl) August 7, 2021
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Dinkes Magetan mencatat 13.000 pelajar alami gangguan mata dari 57.000 skrining 2025, sebagian besar akibat visus dan penggunaan gadget.
Menaker Yassierli respons relokasi pabrik otomotif ke Vietnam. Kemnaker pantau potensi PHK dan dorong penyelesaian bipartit.
Kuasa hukum Raudi Akmal pertanyakan penetapan tersangka kasus hibah Sleman dan siapkan praperadilan karena dinilai abaikan fakta sidang.
Bakom RI menilai haji 2026 sukses. 220.247 jemaah Indonesia pulang bertahap, pemerintah siapkan strategi pemangkasan antrean haji.
Disdukcapil Bantul ungkap SHDK KK jadi kendala SPMB 2026. Verifikasi tetap aman tanpa temuan pemalsuan dokumen kependudukan.