455 Pasien Covid di Sleman Sembuh

Ilustrasi. - Freepik
10 Agustus 2021 12:27 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman mencatat 455 pasien konfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh pada Senin (9/8/2021), sehingga kasus aktif di wilayah itu turun 379 kasus.

"Sedangkan untuk kasus konfirmasi positif Covid-19 bertambah 95 kasus dan kasus meninggal dunia tercatat sebanyak 19 kasus," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sleman Shavitri Nurmaladewi di Sleman, Selasa (10/8/2021). 

Menurut dia, sejak adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pada awal Agustus 2021, tren penambahan kasus harian konfirmasi positif Covid-19 di Sleman mengalami penurunan cukup signifikan.

"Sejak PPKM tren penambahan kasus harian cenderung terus menurun, dibanding pada Juli yang rata-rata menyentuh angka 500 kasus per hari, saat ini rata-rata di bawah 300 kasus," katanya.

Ia mengatakan total kasus Covid-19 di Sleman hingga saat ini tercatat kasus sembuh sebanyak 29.175 kasus, konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 37.423 kasus dan meninggal dunia sebanyak 1.578 kasus.

"Per 9 Agustus 2021 kasus aktif konfirmasi positif Covid-19 di Sleman tercatat sebanyak 6.670 kasus," katanya.

Baca juga: Menkes: Warga Sudah Divaksin, Makan di Restoran Boleh Lepas Masker

Shavitri mengatakan kasus pasien konfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh pada 9 Agustus 2021 dari hasil tes usap PCR sebanyak 455 kasus.

Ke-455 pasien yang yang dinyatakan sembuh itu tersebar di sejumlah Kapanewon (Kecamatan), yakni tujuh kasus di Kecamatan Depok, sembilan kasus di Godean, 22 kasus di Ngaglik, 33 kasus di Pakem, 40 kasus di Seyegan, dan 74 kasus di Ngemplak, 84 kasus di Sleman, 88 kasus di Moyudan, dan 98 kasus di Kecamatan Minggir.

Ia mengatakan untuk penambahan kasus harian konfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap PCR pada 9 Agustus tercatat masing-masing satu kasus di Kecamatan Moyudan, Tempel dan Turi, dua kasus di Minggir, lima kasus masing-masing di Godean dan Sleman, enam kasus di Kalasan, delapan kasus di Mlati.

Sedangkan di Kecamatan Ngemplak dan Ngaglik masing-masing bertambah sembilan kasus, 10 kasus di Gamping, 11 kasus di Berbah, 12 kasus di Prambanan, dan 15 kasus di Depok.

Sementara untuk kasus pasien konfirmasi positif COVID-19 yang meninggal dunia berdasarkan hasil tes usap PCR pada Senin (9/8/2021) tercatat 19 kasus, masing-masing satu kasus di Gamping, Godean, Tempel dan Pakem, dua kasus masing-masing di Berbah dan Sleman, empat kasus di Kalasan, dan tujuh kasus di Kecamatan Ngemplak.

Sumber : Antara