Hasil Seleksi Administrasi Rekrutmen ASN, Puluhan Pelamar Protes

Ilustrasi. - Antarafoto
10 Agustus 2021 14:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Sedikitnya ada 95 pelamar mengajukan protes terhadap hasil seleksi administrasi rekrutmen Apratur Sipil Negara (ASN) yang diumumkan 3 Agustus lalu. Pemkab Gunungkidul memiliki waktu hingga 13 Agustus untuk memberikan jawaban terkait keberatan yang diajukan para pelamar.

Kepala Bidang Formasi dan Data Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul, Reni Linawati mengatakan, sama seperti dengan pelakanaan rekrutmen ASN di tahun-tahun sebelumnya, ada kesempatan bagi para pelamar untuk mengajukan sanggahan terkait dengan pengumuman seleksi administrasi yang telah diumumkan. Hingga masa sanggah ditutup pada 3 Agustus lalu, ada 95 pendaftar yang mengajukan protes.

Jumlah ini terdiri dari pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 78 orang dan pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) non guru 17 orang. “Di dalam rekrutmen ASN sebenarnya ada lowongan P3K guru, tapi kami tidak mengurusi karena proses ditangani oleh kementerian terkait,” kata Reni kepada Harianjogja.com, Selasa (10/8/2021).

Dia menjelaskan, ada sejumlah alasan yang mendasari puluhan pelamar mengajukan keberatan berkaitan dengan hasil seleksi administrasi. Beberapa di antaranya, terkait dengan tanda tangan pejabat untuk surat keteranan pengalaman kerja bagi pendaftar P3K. Selain itu ada juga berkaitan dengan kelengkapan berkas surat kesehatan jasmani dan rohani.

Menurut Reni, surat ini seharusnya dipenuhi semua, akan tetapi ada pelamar yang hanya menyerahkan surat sehat jasmani atau menyerahkan tapi surat keterangan tidak dikeluarkan oleh dokter ahli jiwa. “Tetap kami terima sanggahannya dan akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Sesuai dengan Pengumuman dari Sekda Gunungkidul No.800/3228 tentang Pelaksanaan Pengadaan Seleksi ASN, masa jawab sanggah diberikan waktu selama satu minggu mulai 6-13 Agustus. “Ini masih proses untuk menjawab sanggahan yang diajukan,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala BKPP Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, pendaftaran ASN ditutup pada Senin (26/7/2021) lalu. Dari kutoa 98 formasi CPNS ada pendaftar sebanyak 1.351 orang. Untuk P3K guru terdapat 1.528 formasi dan yang mendaftar sebanyak 1.407 pelamar. Sedangkan rekrutmen P3K non guru ada 55 formasi dengan jumlah pendaftar 87 orang.

“Dalam seleksi administrasi ada 225 pelamar CPNS yang dinyatakan gugur dan P3K non guru ada 36 pelamar tidak lolos seleksi,” katanya.