Ibu Hamil Positif Covid-19 di Kulonprogo Tembus 226 Kasus, 3 Meninggal

Ilustrasi. - Freepik
11 Agustus 2021 11:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo menyatakan kasus positif Covid-19 yang terjadi di kalangan ibu hamil telah mencapai 226 orang. Dari ratusan ibu hamil yang terpapar Covid-19 tersebut, tiga di antaranya meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo Baning Rahayujati mengatakan 226 ibu hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut berasal dari 2.516 ibu hamil yang ada di wilayah kabupaten Kulonprogo.

"Hal ini memang sejalan dengan situasi yang ada di level nasional ya. Oleh karena itu, ibu hamil saat ini menjadi prioritas kami. Kami sudah siapkan bangsal khusus untuk maternal perinatal yang sudah dibuka bulan lalu," kata Baning pada Rabu (11/8/2021).

Tiga kasus meninggal dunia yang dialami ibu hamil yang terpapar Covid-19 terjadi di sejumlah wilayah yang ada di kabupaten Kulonprogo. Di antaranya, Kapanewon Lendah, Kapanewon Kokap dan Kapanewon Kalibawang. Baning tidak menutup mata bahwa kelompok ibu hamil memang rentan terpapar Covid-19.

"Sehingga risiko penularannya juga tinggi. Kami tidak henti-hentinya mengimbau agar protokol pencegahan penularan Covid-19 selalu dilakukan oleh para ibu hamil secara disiplin," sambung Baning.

Baca juga: Warga DIY Boleh Lomba Agustusan dan Tirakatan, Asal....

Berdasarkan catatan dari gugus tugas penanganan Covid-19 kabupaten Kulonprogo, 226 kasus positif Covid-19 yang terjadi di kalangan ibu hamil merupakan data akumulasi sejak adanya pandemi Covid-19 sampai dengan awal Agustus 2021.

"Ibu hamil juga saat ini tengah menjadi prioritas kami dalam melakukan vaksinasi Covid-19. Sesuai instruksi dari kementerian kesehatan, vaksinasi Covid-19 kepada ibu hamil akan dilakukan pada Agustus tahun ini," ujar Baning.

Kasus Anak

Tidak hanya kasus positif Covid-19 kepada ibu hamil, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo juga menaruh perhatian besar kepada kasus positif Covid-19 yang terjadi di kalangan anak.

Dinas Kabupaten Kulonprogo mencatat kasus penularan Covid-19 kepada anak di kabupaten Kulonprogo sudah menembus angka 400 kasus. Penularan Covid-19 di kalangan anak disinyalir karena keluarga saat ini telah menjadi lokus penularan Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo Sri Budi Utami mengatakan angka 400 kasus merupakan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo pada sebulan yang lalu.

"Kasus kedua di Kulonprogo itu malah bayi ya [KP 02]. Akhir bulan lalu itu sudah tercatat sebanyak 400 kasus ya. Mungkin sekarang datanya lebih banyak lagi," kata Sri Budi.

Lebih lanjut, kasus penularan terhadap anak di kabupaten Kulonprogo sendiri diklasifikasikan sampai dengan usia anak maksimal 15 tahun. Penularan Covid-19 terhadap anak disinyalir karena salah satu dari anggota keluarga yang berada di satu rumah terpapar Covid-19.

"Dalam satu keluarga misalnya yang aktif bekerja itu bapaknya. Ternyata bapaknya terpapar Covid-19 entah dari mana karena sekarang kan transmisi lokal itu kan sudah begitu luas ya. Kemudian satu keluarga terpapar Covid-19," kata Sri Budi.