Warga DIY Boleh Lomba Agustusan dan Tirakatan, Asal....

Ilustrasi. - Freepik
10 Agustus 2021 20:17 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY memastikan kegiatan tirakatan dan lomba perayaan HUT kemerdekaan Indonesia boleh digelar oleh warga asal dilakukan secara virtual.

Pemerintah resmi memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 sampai 16 Agustus mendatang untuk menekan kasus Covid-19. Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menyatakan tidak ada perbedaan yang signifikan antara PPKM saat ini dengan PPKM level 4 sebelumnya.

“Sifatnya kegiatan tatap muka jangan diadakan, sifatnya lomba jangan dulu. Pemerintah Pusat dan daerah juga aktivitas virtual,” kata Baskara Aji, Selasa (10/8/2021).

BACA JUGA: Sebelum Gratiskan Oksigen Generator, Pemkab Bantul Akan Gelar Uji Coba

“Kita minta semua kegiatan [termasuk lomba dan tirakatan] digelar virtual,” ucap Baskara Aji. Sebagaimana diketahui sehari menjelang Peringatan Hari Kemerdekaan RI, warga masyarakat kerap menggelar tirakatan, bahkan bisa menyelenggarakan serangkaian kegiatan lomba untuk memeriahkannya.

Menurut dia, Presiden dalam menyelenggarakan upcara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-76 di Istana Merdeka juga akan diikuti jajaran Pemda Diy secara virtual di kompleks Kepatihan. Dia berharap juga diikuti masyarakat secara virtual sehingga tidak ada kerumunan secara fisik.

Lebih lanjut Baskara Aji mengatakan DIY masih memberlakukan PPKM level empat di semua kabupaten kota karena masuk wilayah aglomerasi sehingga pemberlakuannya masih sama dengan PPKM Level 4 sebelumnya seperti di daerah-daerah lain.

Hanya, untuk beberapa wilayah, Pemerintah Pusat sudah mengizinkan beberapa mal untuk buka seperti di Malang, Bali, dan Bandung dengan jumlah kunjungan dibatasi maksimal 20% dari total kapasitas, “Namun Jogja tidak masuk menjadi salah satu [daerah yang boleh membuka mal,” ucap Baskara Aji.

Pembukaan mal yang dilakukan dibeberapa wilayah, Baskara Aji melanjutkan, masih dalam ujicoba sejauh mana tingkat paparan Covid-19. Jika setelah buka mal kasus Covid-19 makin meningkat maka tidak menutup kemungkinan Pemerintah Pusat bakal menutup kembali.