Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Lurah Rejowinangun, Dyah Murniwarini, menyalurkan bantuan beras kemasan 5 kilogram kepada warga yang terdampak PPKM Level 4, di Kelurahan Rejowinangun, Selasa (10/8/2021). Bantuan tersebut bersumber dari TNI melalui Kodim 0734 Jogja. /dok.Lurah Rejowinangun.
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 37 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Rejowinangun, Kemantren Kotagede, Jogja, mendapat bantuan beras sebanyak 5 kilogram per KK dari TNI melalui Kodim 0734 Jogja. Bantuan tersebut dikhususkan bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19, terutama sejak adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4.
“Bantuan ini khusus bagi warga yang belum dapat bantuan dari APBD maupun APBN,” kata Lurah Rejowinangun, Dyah Murniwarini, Rabu (11/8).
BACA JUGA : Beras 10 Kg & Bansos 300.000 untuk Warga Bantul Segera
Sementara bantuannnya sendiri didistribusikan kepada warga pada 10 Agustus 2021 di kompleks Kelurahan Rejowinangun dengan protokol kesehatan yang ketat. Warga yang mendapat bantuan diundang dengan waktu yang berbeda-beda supaya tidak terjadi kerumunan.
Dyah mengapresiasi TNI yang sudah membantu warganya yang terdampak pandemi dan belum memperoleh bantuan. Dia memastikan 37 KK tersebut belum mendapat bantuan dari sumber APBD Jogja maupun APBN karena nama diusulkan dari bawah.
Sejak ada informasi bantuan dari TNI itu pihaknya langsung menginformasikan kepada ketua RW dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Dari lembaga tersebut kemudian diusulkan ke keluarahan, lalu kelurahan melakukan seleksi kembali sampai benar-benar data yang diusulkan belum pernah mendapat bantuan bersumber APBD maupun APBN.
Dalam kondisi pandemi ditambah lagi dengan adanya PPKM Level 4, Dyah melanjutkan, banyak warga yang terdampak. Terlebih hampir sebagian besar warga di wilayahnya yang terdiri dari 13 RW dan 50 RT adalah pekerja di sektor informal sehingga pekerjaan mereka terhambat dan benar-benar membutuhkan bantuan.
BACA JUGA : Beras Bansos Dipastikan dalam Kualitas Bagus dan Aman
Bantuan berupa beras tersebut diakui Dyah merupakan kedua kalinya. Sebelumnya sebanyak 35 warganya juga mendapat bantuan beras dari TNI dan Polri sebanyak 5 kilogram per kepala keluarga. Data penerima bantuan tahap awal maupun tahap kedua tersebut dipastikan beda sehingga semua warga yang terdampak mendapatkan bantuan semua.
“Saat kondisi seperti ini bantuan sangat dibutuhkan warga,” ucap Dyah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Pertamina menyiapkan investasi Rp19,8 triliun untuk Green Bio-Refinery Cilacap yang ditargetkan masuk EPC 2027 dan beroperasi 2029.
BGN mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima MBG dalam pemutakhiran data. Mayoritas merupakan sekolah swasta dan mandiri.
Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menghadirkan Ambarrukmo Atisomya – Patehan, The Royal High Tea Ceremony, dalam rangkaian acara menuju ulang tahunnya ke-15
BMKG mengingatkan potensi hujan petir di Padang dan hujan di sejumlah wilayah barat Indonesia pada Jumat, termasuk prakiraan cuaca DIY.
Adu banteng terjadi di Ringroad Wonosari, Gunungkidul. Dua pemotor tewas di lokasi setelah sepeda motor mereka bertabrakan.