Pemkab Bantul Janji Berikan Jaminan Pendidikan & Kesehatan untuk Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih - Harian Jogja/Dok.
12 Agustus 2021 17:57 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Pemkab Bantul berencana memberikan sejumlah jaminan kepada anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19. Saat ini pendataan anak yatim piatu terus dilakukan.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih pada Kamis (12/8/2021) menyampaikan saat ini tengah didata anak yatim piatu akibat Covid-19. Halim meminta kepada masyarakat untuk segera melaporkan adanya yatim piatu akibat Covid-19 di lingkungannya.

"Sedang berproses ya. Kami melakukan pendataan anak-anak yatim piatu yang ditinggal orang tuanya karena Covid-19 ini kan terus kita terbuka kepada masyarakat menyampaikan laporannya agar segera bisa kita dapatkan jumlahnya," terangnya.

Pemkab Bantul disebutkan Halim sudah menyiapkan bantuan-bantuan serta jaminan sosial bagi yatim piatu akibat Covid-19. "Ada tiga yang kami siapkan. Satu jaminan kesehatan, dua jaminan pendidikan yang ketiga jaminan hidup," jelasnya.

BACA JUGA: Pembatasan Rumah Ibadah di Gunungkidul Dilonggarkan

Secara rinci, jaminan pendidikan yang disebutkan Halim mengkover biaya pendidikan anak yatim piatu hingga SMA. "Jaminan pendidikan setidaknya sampai SMA. Karena wajib belajar 12 tahun. [Sepenuhnya biaya ditanggung Pemkab Bantul] Ya, melalui APBD maupun dana dari sumber lain seperti Baznas dan lain-lain," pungkasnya.

Lebih lanjut, Halim menerangkan ketiga jaminan yang bakal diberikan kepada anak yatim piatu akibat Covid-19 akan mengacu peraturan bupati yang tengah disiapkan. "Itu nanti akan kita peraturan bupatinya, nanti akan kita keluarkan Perbup untuk memberikan tiga jaminan, jaminan kesehatan, jaminan pendidikan, jaminan hidup," tegasnya.

"Sehingga tidak boleh ada di Bantul ini anak-anak yang kapiran atau terlantar karena ditinggal kedua orang tuanya. Tunggu, sebentar lagi akan kita terbitkan peraturan bupatinya," tandasnya.