Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 24 September 2026, Tarif Promo Rp50.000
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 24 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Rumah Sakit (RS) Panembahan Senopati memastikan akan membangun gedung baru untuk Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (Ponek), tahun ini. Gedung yang melayani kegawatan ibu dan anak ini ditarget sudah dilaunching pada 2022 mendatang.
Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan RS Panembahan Senopati Sidik Rohadi mengatakan, pembangunan gedung Ponek menelan anggaran senilai Rp6 miliar dan mulai dikerjakan tahun ini.
Diharapkan dengan adanya pembangunan gedung yang berada di sisi paling utara di kompleks RS Panembahan Senopati ini nantinya pelayanan untuk kegawatan ibu dan anak serta ibu melahirkan akan lebih maksimal.
"Sekarang sebenarnya sudah ada, hanya saja jumlah bednya kurang. Untuk itu kami bangun gedung baru di sisi utara dan berbatasan dengan jalan kampung," kata Sidik, Jumat (13/8/2021).
Menurut Sidik, saat ini ruang kegawatan ibu dan anak di RS Panembahan Senopati berkapasitas 6 tempat tidur. Nantinya di gedung baru, kapasitas ini ditambah menjadi 14 tempat tidur selain layanan yang ada akan dibuat lebih terpadu.
Baca juga: Tak Bawa Kartu Vaksin, Ribuan Calon Penumpang Kereta Api Gagal Berangkat
"Jadi akan seperti IGD kami yang baru itu. Semua akan terpadu, komprehensif dan standar. Pembangunannya tahun ini, 2022 bisa dilaunching," jelas Sidik.
Terkait dengan pelayanan untuk ibu hamil baik yang positif Covid-19 maupun non-Covid-19, Sidik menyatakan sampai saat ini semua dilayani di RS Panembahan Senopati. "Untuk saat ini semua kami layani," ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharja mengatakan, jika pada masa pandemi Covid-19 kali ini, pelayanan Ponek dilakukan di RS Panembahan Senopati dan PKU Muhammadiyah. Sementara untuk RS UII hanya akan menangani ibu hamil Covid-19 di luar kategori Ponek.
"Untuk yang biasa tapi Covid-19 itu di RS Lapangan Khusus Covid-19 dan UII," katanya.
Menurut Agus, langkah ini dilakukan agar warga tetap punya akses dan tidak kebingungan saat akan bersalin di masa pandemi Covid-19. "Kami harus menyediakan tempat," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 24 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jalan Palagan Sleman rusak di tujuh titik dan butuh perbaikan drainase. DPRD DIY mendorong anggaran sekitar Rp24 miliar melalui APBD.
Stunting di Giwangan tercatat 6,25 persen. Kelurahan membentuk Tim SIGAB Stunting untuk mempercepat deteksi dan pendampingan keluarga.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Harga cabai rawit di sejumlah pasar rakyat Sleman tembus Rp70.000 per kilogram akibat pasokan berkurang selama kemarau panjang.
Performa Intel Core Ultra, keamanan kelas bisnis, dan ketahanan MIL-STD-810H dalam laptop kerja yang ringan dan terjangkau untuk profesional