Advertisement
Data Yatim Piatu Akibat Covid-19 Ditargetkan Rampung Pekan Depan
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL - Beberapa kapanewon telah mendata anak yatim piatu korban Covid-19. Ditargetkan pekan depan seluruh anak yatim piatu korban Covid-19 di Kabupaten Bantul rampung didata.
Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Dinsos P3A Bantul, Anwar Nur Fahrudin menyampaikan bila surat secara resmi baru dibuat yang diedarkan kepada kapanewon. Sebelumnya surat sempat mengalami revisi menyusul adanya arahan dari Kemensos RI untuk melakukan pendataan serupa kepada anak yatim piatu korban Covid-19. "Untuk yang sudah masuk data dari Kapanewon Banguntapan dan Kapanewon Sewon," terangnya pada Kamis (19/8/2021).
Advertisement
Adapun dalam surat terbaru yang diedarkan, blanko pengisian data anak yatim piatu korban Covid-19 akan memuat data lebih lengkap dari sebelumnya. Blanko akan mencakup pendataan mulai dari nama, nama orang tua, sekolah, alamat hingga nomor KK.
"Yang Kemensos itu lebih banyak ke nomor KK. Sehingga nanti harapannya ketika disandingkan bantuan kan biasanya basisnya KK. Jadi nanti kita tahu, orang tuanya dulu mungkin penerima PKH, mungkin penerima BST," ujarnya.
Data tersebut menurut Anwar penting dalam proses pemindahan bantuan. Bila orang tua yatim piatu didapati penerima bantuan sosial dari pemerintah, maka dari data yang dikumpulkan bisa terlacak. "Sehingga ketika dia [orang tua] meninggal kan, proses peralihan PKH kan harus diurus juga. Bantuan sembako berarti harus ada penggantian juga, misalnya seperti itu," terangnya.
"Data anak yatim piatu juga berkaitan kesana. Jadi kalau kementerian lebih banyak ke data adminduknya diperkuat. Kalau yang di kita ditambahi dengan sekolahnya di mana, sekarang tinggal dengan siapa ketika menjadi yatim piatu," jelas Anwar.
Baca juga: Sultan HB X Minta Vaksinasi Sasar 20.000 Warga DIY per Hari
Anwar berharap pendataan anal yatim piatu korban Covid-19 bisa rampung pekan depan. "Sekarang ini kan on process, jadi insyaallah minggu depan bisa mendapatkan data secara real time. Nanti itu juga di-update setiap saat, kalau ada penambahan terus dilaporkan," tandasnya.
Sebelumnya Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyampaikan pihaknya akan menyiapkan bantuan-bantuan serta jaminan sosial bagi yatim piatu akibat Covid-19. "Ada tiga yang kita siapkan. Satu jaminan kesehatan, dua jaminan pendidikan yang ketiga jaminan hidup," paparnya.
Ketiga jaminan yang bakal diberikan kepada anak yatim piatu akibat Covid-19 akan mengacu peraturan bupati yang akan disiapkan. "Itu nanti akan kita peraturan bupatinya, nanti akan kita keluarkan Perbup untuk memberikan tiga jaminan, jaminan kesehatan, jaminan pendidikan, jaminan hidup," tukasnya.
"Sehingga tidak boleh ada di Bantul ini anak-anak yang kapiran atau telantar karena ditinggal kedua orang tuanya. Tunggu, sebentar lagi akan kita terbitkan peraturan bupatinya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jusuf Kalla Sebut Pendidikan Buat Muslim di Barat Naik Kelas, Atasi Islamophobia dengan Prestasi
Advertisement
Bali Masuk 20 Besar Destinasi Wisata Terbaik di Asia Tahun 2025
Advertisement
Berita Populer
- Atasi Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku, Pemda DIY Ajukan 100 Ribu Dosis Vaksin ke Kementan
- Kodim Bangun Dapur Umum untuk Makan Bergizi Gratis di Bantul
- Kuota Haji DIY 2025 Tetap, Biaya Diprediksi Turun
- Gembira Loka Zoo Raih Apresiasi atas Pengelolaan Satwa dan Upaya Konservasi Gajah Sumatera
- Pelaku Penjambretan di Gamping Sleman Ditangkap, Diduga Sempat Minum Miras Sebelum Beraksi
Advertisement
Advertisement