Sultan HB X Minta Vaksinasi Sasar 20.000 Warga DIY per Hari

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X,s aat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Kamis (21/1/2021). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
19 Agustus 2021 14:57 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X meminta agar dilakukan percepatan vaksinasi, dari awalnya 12.900 warga per hari agar dinaikkan mencapai 20.000 warga setiap harinya. Sehingga pada awal September 2021 mendatang capaian vaksinasi bisa di angka 80% dari total seluruh sasaran vaksinasi penduduk DIY.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X menginginkan adanya percepatan pelaksanaan vaksinasi. Jika selama ini sudah mencapai 12.900 warga yang divaksin per hari, ia meminta agar ditingkatkan menjadi 20.000 per hari. Dengan demikian pada awal September 2021 sudah mencapai 80% warga tervaksin dan pada Oktober hingga Nopember 2021 telah mencapai 100%.

"Kami ingin ada percepatan vaksinasi, meningkatkan vaksinana 12.900 per hari menjadi 20.000. Tenaga kesehatan kita cukup untuk meningkatkan itu. Sehingga harapan saya, stok yang ada di kabupaten kota dan provinsi dimaksimalkan. Sehingga begitu kalau itu bisa kita selesaikan akhir atau awal September 2021 sudah 80 persen penduduk DIY tervaksin, sehingga bulan berikutnya bisa diselesaikan, Oktober atau Nopember," katanya di Kepatihan, Kamis (19/8/2021).

BACA JUGA: Beda dengan Sinovac-AstraZeneca, Vaksin Moderna Harus Segera Disuntikkan, Mengapa?

HB X menambahkan upaya peningkatan sasaran ini akan dibahas secara teknis antara Pemda DIY dengan kabupaten dan kota. Salah satu bentuk cara percepatannya vaksinasi bisa menyasar dari kelurahan hingga RT dan RW atau bisa menggunakan strategi lain yang lebih cepat.

"Caranya bagaimana kita melakukan suntikan vaksinasi apakah lewat kecamatan, kelurahan atau RT, RW atau seperti sekarang ada, mana yang paling mudah, cepat. Teknis koordinasi mungkin perlu pertemuan sendiri antara Sekda DIY dengan kabupaten dan kota," ucapnya.

Sultan menilai meski pun baru dosis pertama, percepatan harus tetap dilakukan karena dengan pemberian dosia tersebut sudah menambah imunitas meski pum relatif kecil. Salah satu tujuan percepatan vaksinasi ini menurut HB X, adalah untuk menekan ketidakstabilan kasus Covid-19 di DIY yang kadang naik turun.

"Setiap hari kabupaten dan kota ada vaksinasi 12.900 per hari, kami ingin 20.000 per hari. Kita suntik semua meski pun dosis pertama, kalau dosis kedua nanti kita lihat di belakang. Karena untuk Sinovac bisa 28 hari kalau astrazeneca masih menunggu tiga bulan [untuk dosis kedua]. Karena faktualnya dosis pertama diberikan kan sudah imunitas meski relatif masih kecil, kami hanya gap ketidakstabilan suspek di Jogja yang naik turun [kasusnya] ini bisa dikendalikan," katanya.