Advertisement
Meski Berkurang, Kasus Aktif Covid-19 di Sleman Masih di Atas 6.000 Orang
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Kasus aktif Covid-19 di Sleman meski mengalami penurunan belum bisa beranjak dari angka 6.000 kasus. Kondisi ini terjadi setelah beberapa kali perpanjangan PPKM Leval 4 diterapkan.
Berdasarkan data dari Dinkes Sleman, kasus aktif Covid-19 per 18 Agustus berkurang sebanyak 756 kasus. Jumlah kasus aktif tercatat sebanyak 6.498 kasus. Data Dinkes menyebutkan total kasus positif Covid-19 sebanyak 49.103 kasus sementara yang sembuh sebanyak 40.420 kasus.
Advertisement
Pandemi Covid-19 yang melanda sudah merenggut sebanyak 2.185 warga Sleman. "Hingga kini, pasien yang dirawat di rumah sakit sebanyak 1.200 orang, yang di Isolasi Terpadu 90 orang dan yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 5.208 orang," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Sleman Shavitri Nurmala Dewi, Kamis (19/8/2021).
Baca juga: Covid-19 Bakal Jadi Endemi? Begini Penjelasan Satgas
Jumlah tersebut, belum termasuk data perkembangan Covid-19 yang masuk pada Kamis sore. Menurut Evie, terdapat penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 313 kasus. Hanya saja warga yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 801 kasus. Pasien yang meninggal sebanyak 14 kasus.
"Meski sudah divaksin, kami berharap agar masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Terutama dengan CITA MAS JAJAR, Mencuci tangan pakai sabun, Memakai masker dan Jaga jarak minimal 1,5 meter," harap Evie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Presiden Iran Konfirmasi Kematian Esmaeil Khatib Akibat Serangan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Warga Wirobrajan Terima THR dari Tabungan Bank Sampah
- Muncul Antraks, DPRD DIY Kebut Raperda Keamanan Pangan Hewani
- Polisi Endus Unsur Pidana dalam Kasus Laka Pembalap Aldi Satya
- Dinkes Kota Jogja Siapkan Tiga Pos Kesehatan di Kawasan Malioboro
- Libur Lebaran 2026, Prambanan Siap Tampung Lonjakan Wisatawan
Advertisement
Advertisement








