BLUT KUMKM DIY Gandeng JETC Gelar Pelatihan Bahasa Inggris
Balai Layanan Usaha Terpadu KUMKM DIY menggandeng Jogja English Training Centre (JETC) menggelar pelatihan Bahasa Inggris bagi tenant dan tenaga pendukung
Mitra driver Gojek mendapatkan suntikan vaksin Covid-19./Ist-dok
Harianjogja.com, JOGJA- Gojek menyertakan ribuan mitra driver dan mitra usaha GoFood beserta keluarganya di kegiatan vaksinasi yang menyasar seluruh warga Kota Jogja, pada tanggal 16 Agustus hingga 30 September 2021.
Berlokasi di halaman kantor PDAM Tirtamarta Jogja dan Kantor BPD Jogja, pos vaksinasi ini diharapkan dapat memberikan perlindungan tambahan bagi masyarakat Jogja di tengah meningkatnya kasus positif COVID-19 di berbagai wilayah.
Gojek juga mendukung pelaksanaan vaksinasi ini sebagai wujud dukungan atas percepatan vaksinasi dan pembentukan herd immunity di Kota Jogja khususnya dan Indonesia pada umumnya. Diharapkan dengan terbentuknya herd immunity dapat mendorong pemulihan ekonomi dan industri pariwisata di Jogja.
Baca juga: Vaksinasi Difabel Dilakukan dengan Jemput Bola
Di saat bersamaan, Gojek juga terus berupaya menghadirkan inovasi yang dapat meningkatkan kepercayaan dan rasa aman masyarakat pengguna layanan. Salah satunya, saat ini pengguna Gojek dapat melihat informasi status vaksinasi mitra driver. Fitur ini dapat dilihat di halaman pemesanan apabila pelanggan telah meng-update aplikasi Gojek versi terbaru.
Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengungkapkan apresiasinya kepada Gojek dan para mitra drivernya yang telah berpartisipasi dalam program vaksinasi ini. Setelah nantinya mendapatkan vaksinasi, ia mengingatkan agar mitra driver dan mitra usaha GoFood beserta keluarga untuk tetap menjaga protokol kesehatan.
“Saya mengapresiasi peran penting mitra driver Gojek yang telah membantu menggerakkan perekonomian di Kota Jogja khususnya selama masa pandemi dan pelaksanaan PPKM Darurat, mitra Gojek telah berperan menyambungkan layanan berbagai aspek, khususnya logistik yang sangat mendasar bagi warga Jogja serta mendukung UMKM untuk dapat terus menjalankan usahanya. Sehingga warga dapat tetap beraktivitas di rumah, tapi tetap bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang punya dampak perekonomian," katanya.
Baca juga: Selama Pandemi, Jaga Mental Anak lewat Family Time
VP Regional Strategy Gojek, Regions Central West Java Anandita Danaatmadja menuturkan bahwa keamanan, keselamatan dan kenyamanan layanan selalu menjadi prioritas apalagi di tengah masa pandemi. Sejak awal Gojek terus proaktif terlibat dalam program percepatan vaksinasi COVID-19 pemerintah di berbagai daerah di Indonesia.
"Kolaborasi bersama Pemkot Jogja merupakan inisiatif yang memiliki semangat untuk #BangkitBersama Gojek dan menjadi semakin tangguh di masa penuh tantangan seperti sekarang ini, khususnya bagi seluruh warga Jogja. Kami sangat bangga bisa bekerja sama dengan Pemkot Jogja dengan mendukung inisiatif yang inovatif ini," katanya.
Menurutnya, mitra driver Gojek adalah urat nadi logistik nasional yang menjadi penyedia layanan transportasi serta pengiriman barang dan makanan sehari-hari bagi masyarakat, begitupun dengan para mitra usaha GoFood yang turut membantu roda perekonomian Kota Jogja terus berjalan dengan sehat dan cerdas. Ia berharap mitra driver bisa melindungi diri sendiri, keluarga mereka dan para pengguna setia layanan Gojek dari risiko paparan virus COVID-19.
Selain Jogja, vaksinasi kepada ratusan ribu mitra driver Gojek telah berjalan di lebih dari 70 kota lain di penjuru nusantara, berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk otoritas pemerintah di tingkat daerah.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan pemerintah yang telah mengikutsertakan mitra driver kami sebagai salah satu kelompok yang menerima vaksinasi. Amanah ini kami jawab dengan memberikan pelayanan terbaik untuk memudahkan masyarakat saling bertransaksi satu sama lain memenuhi kebutuhannya dengan aman. Sehingga, keberadaan Gojek dan mitra-mitranya secara jangka panjang dapat turut berkontribusi kepada aktivitas pemulihan ekonomi pasca-pandemi,” tutup Anandita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Balai Layanan Usaha Terpadu KUMKM DIY menggandeng Jogja English Training Centre (JETC) menggelar pelatihan Bahasa Inggris bagi tenant dan tenaga pendukung
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.