Turun Drastis, Keterisian Bed Covid-19 di Kulonprogo Kini 47,73%

Foto Ilustrasi: Personel Satgas Mobile COVID-19 memeriksa kondisi pasien diduga terjangkit virus Corona (COVID-19) di ruang isolasi Rumah Sakit Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2020). - Antarafoto/Oky Lukmansyah
23 Agustus 2021 22:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) yang berada di rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Kulonprogo berada di angka 47,73 persen. Angka BOR tersebut turun drastis dari sebelumnya sempat melonjak tajam hingga pernah mencapai 91 persen pada akhir Juni 2021.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo Baning Rahayujati mengatakan tingkat keterisian tempat tidur yang mengalami penurunan drastis berdasarkan data pada Minggu (22/8/2021) tersebut juga dibarengi dengan penurunan tingkat keterisian bangsal IGD Covid-19 sebesar 51,52 persen.

"Kapasitas tempat tidur bagi pasien positif Covid-19 di RSUD Wates sebanyak 54 tempat tidur. Bed non-critical sudah terisi sebanyak 29 dari kapasitas sebesar 48 tempat tidur. Bed critical atau ICU sudah terisi sebanyak empat dari kapasitas enam tempat tidur," kata Baning pada Senin (23/8/2021).

Baca juga: Simak! Pengunjung Restoran dan Warung Makan di DIY Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Sementara itu, kapasitas ruang isolasi di IGD yang terdapat di RSUD Wates sebanyak lima tempat tidur sudah terisi sebanyak empat tempat tidur. Adapun, kondisi di RSUD Nyi Ageng Serang tidak jauh berbeda dengan RSUD Wates.

"Kapasitas tempat tidur bagi pasien positif Covid-19 di RSUD Nyi Ageng Serang sebanyak 30 tempat tidur. Bed non-critical sudah terisi sebanyak 17 dari kapasitas tempat tidur sebanyak 30 unit. Sedangkan, kapasitas ruang isolasi di IGD belum terisi sama sekali dari kapasitas sebanyak tujuh unit," ujar Baning.

Lebih lanjut, kapasitas ruang isolasi bagi pasien positif Covid-19 di sejumlah RS swasta yang ditunjuk untuk menangani pasien Covid-19 yakni total mencapai 37 tempat tidur. "Dari angka tersebut, sudah terisi sebanyak 13 unit. Total kapasitas tempat tidur bagi pasien positif Covid-19 di kabupaten Kulonprogo sebanyak 121," terang Baning.