Siabah Diluncurkan untuk Mengantar Barang Sitaan ke Pemiliknya

Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas II Wates meluncurkan program Siabah atau Siap Antar Barang sampai ke Rumah (Siabah). Peluncuran program tersebut merupakan upaya dari Rupbasan Kelas II Wates untuk terus berinovasi di tengah pandemi Covid-19. - Ist/Rupbasan Kelas II Wates.
25 Agustus 2021 08:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, WATES--Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas II Wates meluncurkan program Siabah atau Siap Antar Barang sampai ke Rumah (Siabah). Peluncuran program tersebut merupakan upaya dari Rupbasan Kelas II Wates untuk terus berinovasi di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Rupbasan Kelas II Wates, Moch Kund Bedraningrat mengatakan layanan Siabah merupakan layanan yang diinisiasi oleh jawatannya dalam aspek pengantaran benda sitaan yang sudah inckracht atau berkekuatan hukum tetap.

BACA JUGA : 188 CPNS Kemenkum HAM Kanwil DIY Ikut Pembaretan PNS

"Barang tersebut diantar sampai ke rumah sesuai permintaan pemiliknya. Barang sitaan yang diantar berupa sepeda motor dan juga mobil. Program ini untuk mendukung kegiatan zero overstay Basan [benda sitaan negara] dan Baran [barang rampasan negara]. Sekaligus mendukung terwujudnya hukum yang berkeadilan," kata Moch Kund Bedraningrat pada Selasa (24/8/2021).

Selain program Siabah, Rupbasan Kelas II Wates juga menginisiasi program service merdeka. Service merdeka merupakan layanan perbaikan kendaraan Benda Sitaan Negara (Basan) dan Barang Rampasan Negara (Baran). Dalam pengelolaannya, Rupbasan Kelas II Wates menggandeng pihak ketiga yakni dengan SMK Muhammadiyah 1 Godean untuk merawat sepeda motor.

"Kendaraan yang awalnya susah dinyalakan, diperbaiki dan dirawat secara rutin, termasuk dipanasi sehingga kendaraan tetap terjaga. Selain sepeda motor, juga dilakukan perawatan mobil khususnya pembersihan saluran pembakaran dan pendinginan. Perawatan ini menjadikan mesin lebih mudah dinyalakan, khususnya jenis truk," jelas Moch Kund Bedraningrat.

BACA JUGA : Ribuan Obat Tanpa Izin Edar dan Miras Hasil Sitaan

Lebih lanjut, Rupbasan Kelas II Wates tidak mematok tarif terhadap program service merdeka alias gratis. Pemilik dari Benda Sitaan Negara (Basan) dan Barang Rampasan Negara (Baran) juga bisa menyaksikan proses perbaikan maupun perawatan secara virtual.

Sementara itu, salah satu pemilik kendaraan di Rupbasan Kelas II Wates Sudaryono mengatakan layanan service merdeka yang diinisiasi oleh Rupbasan Kelas II Wates mampu menjadi solusi bagi kendaraan motor miliknya yang menjadi barang bukti selama proses hukum masih berlangsung.

"Saya juga ikut menyaksikan proses perbaikan maupun perawatan kendaraan milik saya secara virtual. Saya mengucapkan terima kasih kepada Rupbasan Kelas II Wates," ungkap Sudaryono.