DPRD Minta Atlet Berprestasi Gunungkidul Tak Pindah ke Daerah Lain
DPRD Gunungkidul meminta perhatian atlet berprestasi ditingkatkan agar mereka tidak pindah membela daerah lain.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sebuah granat nanas ditemukan tanpa sengaja oleh pencari ikan di Kali Oya, Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo, Sabtu (28/8/2021) sore. Tim Gegana Polda DIY telah turun tangan untuk mengamankan benda ini.
Jogoboyo Kalurahan Bejiharjo, Aryanto mengatakan, penemuan granat ditemukan pertama kali oleh warga yang sedang mencari ikan. Pada saat menyelam memasang jaring ditemukan benda yang mirip granat.
Selanjutnya, benda tersebut diangkat ke permukaan dan dilaporkan kepada petugas Polsek Karangmojo. “Usai laporan, polisi juga menghubungi tim gegana Polda DIY untuk mengamankan benda ini,” kata Aryanto, Minggu (29/8/2021).
Baca juga: Kenali 9 Piranti Keselamatan pada Toyota Avanza
Menurut dia, benda mirip granat ini juga sudah diamankan sehingga tidak lagi berbahaya di lingkungan masyarakat. “Sudah dibawa sejak semalam,” katanya.
Disinggung mengenai penemuan benda-benda di sepanjang aliran Kali Oya, Aryantao mengakui untuk granat baru sekali. Namun untuk benda lain seperti fosil-fosil sudah sering ditemukan oleh warga sekitar. “Kalau fosil banyak mulai dari tulang-tulang binatang purba, tapi untuk granat setahu saya baru sekali ini,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kanit Reskrim Polsek Karangmojo, Iptu Joko Sarjono mengatakan. Menurut dia, granat nanas ini ditemukan di kedalaman tiga meter oleh warga yang sedang mencari ikan menggunakan jaring. “Berhubung ini benda yang mudah meledak, maka kami menghubungi tim gegana Brimob Polda DIY,” kata Joko.
Menurut dia, proses evakausi berjalan dengan lancar dan granat nanas tersebut berhasil diamankan untuk diidentifikasi lebih lanjut. “Kami sudah lakukan pengecekan dan evakuasi diserahkan ke tim yang leih ahli,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta perhatian atlet berprestasi ditingkatkan agar mereka tidak pindah membela daerah lain.
Operasional SPPG Palihan dihentikan sementara setelah 41 orang di dua sekolah Kulonprogo mengalami gejala gangguan pencernaan.
Pemerintah menargetkan 1 juta sambungan jargas hingga 2028 untuk memperluas akses energi dan mengurangi ketergantungan impor LPG.
FKY 2026 resmi ditutup di Lapangan Beran, Slemam. Selama enam hari penyelenggaraan sejak Minggu (13/9), FKY mencatat transaksi lebih dari Rp1 miliar.
Yoga Ardika Putra meraih medali perunggu Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sekaligus menjadi medali pertama Indonesia dari cabang teqball.
Disdikpora DIY bakal mendata sekolah yang menolak MBG sekaligus mengevaluasi layanan SPPG dan pencegahan keracunan makanan.