Vaksinasi Pelajar Sleman Melebihi 50 Persen, PTM Tinggal Menunggu Izin

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk pedagang Pasar Tempel, Selasa (29/6/2021). - Ist/dok
07 September 2021 09:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Ery Widaryana mengatakan saat ini Disdik bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) terus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 bagi kalangan pelajar.

Capaian vaksinasi bagi pelajar per Agustus lalu untuk SMP mencapai 52.54% atau 20.750 siswa dari jumlah pelajar sebanyak 39.495 siswa. Jumlah tersebut dipastikan bertambah karena data kegiatan vaksinasi selama September belum dimasukkan. "Untuk capaian September baru direkap laporannya, belum masuk semua," jelas Ery, Senin (6/9/2021).

BACA JUGA : Vaksinasi Pelajar di Kota Jogja Sudah Selesai

Disdik, katanya, sudah menjadwal pemberian vaksin Covid-19 per sekolah. Jumlah sasarannya rata-rata sertiap hari antara 1.000 hingga 2.000 siswa. Hingga 12 September mendatang, Disdik menyasar vaksinasi sebanyak 15.291 siswa.

"Jika sesuai rencana, maka target pada 12 September sebanyak 36.041 pelajar di Sleman selesai divaksin. Ini capaiannya 91,25 persen dari seluruh siswa SMP sebanyak 39.495 siswa," katanya.

Tidak hanya pelajar, Ery menyebut guru atau pengajar hingga tenaga pendidikan di sekolah mulai PAUD hingga SMP sudah banyak yang divaksin. Jumlah pendidik dan tenaga kependidikan yang divaksin mencapai 83-94%.

Untuk TK/PAUD dari 2.466 guru sebanyak 94% sudah divaksin dan 466 tenaga kependidikan yang sudah divaksin sebanyak 83%. Untuk Pendidikan non formal dari 2.564 guru sebanyak 92% sudah divaksin dan 355 tenaga kependidikannya yang divaksin mencapai 88%.

BACA JUGA : Bantul Maksimalkan Mobil Vaksin untuk Menyasar Warga yang Belum Divaksin

Untuk SD dari 6.349 guru sebanyak 93% sudah divaksin dan 1.558 tenaga kependidikan yang sudah divaksin sebanyak 90%. Adapun SMP dari 2.981 guru sebanyak 92% sudah divaksin dan 831 tenaga kependidikan yang sudah divaksin sebanyak 91%.

"Sejumlah pendidikan maupun tenaga pendidik yang belum divaksin karena tidak lolos screening kesehatan dan sebelumnya pernah terpapar covid 19," katanya.

Disinggung soal penerapan PTM, Ery mengatakan penerapan PTM di Sleman tinggal menunggu izin dari pemerintah. Sebab baik sarana maupun prasarana hingga skenario penerapan protokol kesehatan di sekolah sudah disiapkan dengan baik.

"Kami juga sudah mengirimkan video bagaimana pelaksanaan PTM jika nanti diberlakukan. Tentu secara bertahap, misalnya untuk uji coba sehari maksimal dua jam dulu untuk SD dan tiga jam dulu untuk SMP," katanya.