Bantul Maksimalkan Mobil Vaksin untuk Menyasar Warga yang Belum Divaksin

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
04 September 2021 01:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Pemkab Bantul menyiapkan mobil vaksin untuk jemput bola vaksinasi. Sebanyak dua unit mobil vaksin rencananya akan di tempatkan di sejumlah lokasi strategis untuk melayani warga yang belum divaksin.

"Untuk kapan pelaksanaan. Kami harapkan minggu depan sudah bisa dilakukan. Saat ini kami terus berkoordinasi dan menyiapkan rencana mobil vaksin," kata Kasi Surveilans dan Imunisasi, Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinkes Bantul, Abednego Dani Nugroho, Jumat (3/9/2021).

Menurut Abed, nantinya setiap unit mobil vaksin akan ada 5 sampai 10 petugas dari Dinkes Bantul. Mereka nantinya akan keliling dan berhenti di beberapa lokasi strategis, seperti kantor kapanewon dan beberapa lokasi lainnya untuk memvaksin warga Bantul yang belum mendapat vaksinasi.

"Ini upaya kami untuk mempercepat capaian vaksinasi," jelas Abed.

Mengenai jadwal mobil vaksinasi, Abed mengaku saat ini sedang dirapatkan. Termasuk kepastian jadwal vaksinator yang ditugaskan. "Kami masih rapatkan. Harapannya, pekan depan sudah bisa terealiasi," harap Abed.

Baca juga: Pemkot Jogja Tingkatkan Kapasitas Vaksinasi Menjadi 10.000 Perhari

Terkait dengan capaian vaksinasi, Abed mengungkapkan, hingga Kamis (2/9/2021), dari 824.370 sasaran, sudah 284.441 sasaran (34,1%) menerima dosis pertama. Sedangkan dosis kedua baru ada 131.799 sasaran (15,99%). Sedangkan untuk nakes yang telah menerima booster atau suntikan ketiga dari 8.297 sasaran baru 3.476 sasaran (41,89%) mendapatkan booster.

"Untuk sisa vaksin Sinovac masih ada 14.788 dosis. AstraZeneca sebanyak 2.820 dosis, Moderna sebanyak 22.540 dosis dan Sinopharm sebanyak 817 dosis," katanya.

Sementara Bupati Abdul Halim Muslih mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan percepatan vaksinasi untuk mengejar herd imunity. Berbagai upaya dilakukan untuk mempercepat vaksinasi diantaranya menggandeng pihak lain melakukan vaksinasi door to door.

"Ini kami giatkan door to door vaksinasi untuk mempercepat imunitas," katanya.