Ganjil Genap Pengunjung Wisata di Kota Jogja Berlaku Akhir Pekan Ini

Suasana di Jalan Malioboro, Kota Jogja, Minggu (5/9/2021). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
17 September 2021 17:27 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Satlantas Polresta Jogja bakal menerapkan aturan ganjil genap bagi pengendara untuk mengendalikan mobilitas warga dan wisatawan seiring dengan uji coba pembukaan destinasi wisata di masa PPKM level 3. Akhir pekan ini kebijakan ganjil genap bagi wisatawan akan diterapkan sesuai dengan ketentuan tanggal yang berlaku.

"Teknisnya kami masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari Ditlantas Polda DIY. Namun kurang lebih nanti penerapannya sama dengan pola penyekatan saat PPKM kemarin. Di tanggal genap kendaraan yang masuk hanya plat genap dan berlaku sebaliknya," kata Kasatlantas Polresta Jogja, Kompol Chandra Lulus Widiantoro, Jumat (17/9/2021).

Chandra menyebut, dari tiga destinasi wisata uji coba yang dilakukan pemerintah di DIY satu terdapat di Kota Jogja yakni kebun binatang Gembira Loka (GL Zoo). Penerapan aturan ganjil genap ini juga sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42/2021 Tentang PPKM Level 2, level 3 dan level 4 di Jawa-Bali.

"Sifatnya hampir sama dengan penyekatan. Untuk titik penerapan ganjil genap sesuai rakor eksternal kemarin ditetapkan di GL Zoo," ujarnya.

BACA JUGA: Bukan Makan Berlebihan, Rupanya Ini Penyebab Obesitas

Manajer Pemasaran GL Zoo, Yosi Hermawan mengatakan, aturan ganjil genap bagi wisatawan bakal diterapkan pada Sabtu dan Minggu akhir pekan ini. Pihaknya mengikuti aturan penerapan ganjil genap tersebut karena memang sesuai dengan aturan uji coba wisata di masa pandemi.

"Hasil rapat kemarin intinya pemberlakuan akan diterapkan pada Sabtu dan Minggu. Pemberlakuan ganjil genap untuk lalu lintas di sekitar obwis. Tapi ya bagaimana, apakah tetap akan di sekat ganjil genap, sedangkan kunjungan di GL Zoo juga tidak banyak, masih di bawah 50 an," kata Yosi.

Sementara, Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi menjelaskan bahwa, pemberlakuan aturan ganjil genap akan cukup sulit dilakukan di Kota Jogja. Sebab, ada 16 pintu masuk yang ada di wilayah itu. Di sisi lain, pemberlakuan ganjil genap disebut Heroe juga bakal membingungkan warga lokal.

"Kota Jogja kan wilayah yang terbuka, lebih dari 16 pintu untuk masuk ke Jogja. Kesulitannya bukan pada destinasi wisata, tapi itu hampir semua orang datang ke Jogja, makanya kita akan memisahkan antara mereka yang wisata dan tidak wisata itu susah," ungkap dia.