Polisi Dalami Fakta Rumah Api Seyegan, Penyelidikan Masih Berjalan
Polresta Sleman masih menyelidiki rumah api Seyegan dengan mengumpulkan alat bukti dan mendalami fakta lapangan untuk mengungkap penyebabnya.
Wisatawan menikmati keindahan Songgo Langit, Mangunan, Bantul, Kamis (6/6/2019).- Harian Jogja/Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, BANTUL - Aturan terbaru memungkinkan anak di bawah usia 12 tahun dapat masuk ke destinasi wisata. Selama uji coba pembukaan terbatas, jumlah wisatawan Hutan Pinus Sari terpantau masih sepi dari kuota maksimal yang diperbolehkan.
Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul, Annihayah, menyampaikan anak di bawah usia 12 tahun bisa masuk objek wisata dengan syarat destinasi tersebut mengantongi CHSE yakni Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan). Namun informasi tersebut masih melalui media sosial, belum dalam bentuk edaran atau instruksi rinci. "Ini kabar terbaru dari Kementerian Pariwisata, di instagramnya memuat kalau anak di bawah usia 12 tahun bisa masuk," ujarnya pada Kamis (16/9/2021).
"Dengan catatan asal objek wisatanya tersertifikat CHSE. Jadi enggak masalah," tambahnya.
Baca juga: Dinas Pariwisata Gunungkidul Sosialisasikan Pembukaan Objek Wisata
Diterangkan Annihayah pengunjung wisata Hutan Pinus Sari Mangunan masih landai. "Pengunjung masih di bawah 100 orang, padahal kapasitas 25 persen itu 1900 orang. Jadi belum banyak datang ke sana," terangnya.
Perihal akses PeduliLindungi, Annihayah menuturkan ditemukan pengunjung yang tak memiliki ponsel pintar. Kepada pengunjung seperti itu, bisa dilakukan pengecekan melalui kartu vaksin atau masuk melalui ponsel petugas."Kan ada kartu vaksin itu opsi kedua," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman masih menyelidiki rumah api Seyegan dengan mengumpulkan alat bukti dan mendalami fakta lapangan untuk mengungkap penyebabnya.
Kemendikdasmen menyampaikan masukan kepada BGN untuk memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis, termasuk distribusi dan sasaran penerima.
Kemenaker menaikkan Program Magang Nasional Angkatan II menjadi 150.000 peserta pada 2026 dan memperluas akses bagi lulusan profesi dan penyandang disabilitas.
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari. Pemkot Solo dan Polresta bergerak menangani kasus, sementara bayi yang selamat mendapat pendampingan.
Sekitar 200 kader 'Aisyiyah dari berbagai daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti 'Aisyiyah Cadre Camp (ACC) 2026 di Bumi Perkemahan Kalakijo,
Mensos Saifullah Yusuf memastikan pembangunan Sekolah Rakyat Kulonprogo telah melampaui 90 persen dan ditargetkan siap digunakan dalam dua pekan.