Terjangkit Leptospirosis, 7 Warga Gunungkidul Meninggal Dunia
Kasus leptospirosis di Gunungkidul melonjak. Tujuh warga meninggal, Dinkes imbau masyarakat waspada dan jaga kebersihan.
Pengunjung sedang bermain di kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Jumat (14/5/2021). - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Pariwisata Gunungkidul mulai mempersiapkan pembukaan kembali destinasi wisata dengan mengundang pokdarwis dan memberi pengarahan operasional pariwisata selama pandemi Covid-19.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan destinasi wisata di Bumi Handayani masih ditutup. Meski demikian, peluang dibuka kembali sangat terbuka lebar karena sekarang sudah ada beberapa objek di DIY yang diperbolehkan buka.
“Pembukaan sangat bergantung dengan kebijakan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah DIY. Sambil menunggu, kami harus mulai mempersiapkan,” kata Hary kepada wartawan, Kamis (16/9/2021).
“Besok kami adakan pertemuan dengan pokdarwis untuk persiapan sekaligus sosialisasi rencana pembukaan destinasi.”
Hary memperkirakan kawasan Pantai Baron hingga Kukup menjadi lokasi yang mungkin akan dibuka. “Kepastiannya masih menunggu pengumuman. Yang jelas, kami berharap masyarakat untuk bersabar terlebih dahulu,” katanya.
Anggota Pokdarwis Kampung Emas di Dusun Plumbungan, Putat, Patuk, Andri Purwanto, mengaku sudah mendapatkan undangan sosialisasi pembukaan objek wisata oleh Dinas Pariwisata Gunungkidul. Ia menyambut baik rencana ini karena selama destinasi ditutup, pelaku wisata sangat terkena dampak dari kebijakan tersebut.
“Tentunya saya akan hadir karena ini menyangkut perkembangan pembukaan wisata,” katanya.
Andri berharap destinasi wisata bisa segera dibuka karena kebijakan tersebut sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat. “Sehingga pengunjung tidak harus sembunyi-sembunyi untuk berwisata,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus leptospirosis di Gunungkidul melonjak. Tujuh warga meninggal, Dinkes imbau masyarakat waspada dan jaga kebersihan.
Korlantas Polri gelar Operasi Patuh 2026, fokus kurangi pelanggaran dan kecelakaan dengan ETLE hingga 60 persen.
Memasuki Bulan Bung Karno tahun 2026, Komisi A DPRD DIY kembali membuka ruang belajar untuk membangun spirit dan semangat mencintai Indonesia dari Jogja.
Koalisi global mendesak FIFA mengakhiri kerja sama dengan Coca-Cola sebelum 2030 karena dampak kesehatan dan lingkungan.
Petani Bantul beralih ke usaha bibit padi di lahan pasir JJLS karena lebih aman dan cepat menghasilkan keuntungan.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Jogja terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan perizinan bangunan melalui berbagai inovasi