Gunungkidul Tak Kebagian Kuota Transmigrasi 2026, Ini Penyebabnya
Gunungkidul dipastikan tidak memberangkatkan peserta transmigrasi pada 2026 karena minimnya kuota yang diterima DIY. Padahal, masih ada sekitar 30 kepala keluar
Pengunjung sedang bermain di kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Jumat (14/5/2021). - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Pariwisata Gunungkidul mulai mempersiapkan pembukaan kembali destinasi wisata dengan mengundang pokdarwis dan memberi pengarahan operasional pariwisata selama pandemi Covid-19.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan destinasi wisata di Bumi Handayani masih ditutup. Meski demikian, peluang dibuka kembali sangat terbuka lebar karena sekarang sudah ada beberapa objek di DIY yang diperbolehkan buka.
“Pembukaan sangat bergantung dengan kebijakan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah DIY. Sambil menunggu, kami harus mulai mempersiapkan,” kata Hary kepada wartawan, Kamis (16/9/2021).
“Besok kami adakan pertemuan dengan pokdarwis untuk persiapan sekaligus sosialisasi rencana pembukaan destinasi.”
Hary memperkirakan kawasan Pantai Baron hingga Kukup menjadi lokasi yang mungkin akan dibuka. “Kepastiannya masih menunggu pengumuman. Yang jelas, kami berharap masyarakat untuk bersabar terlebih dahulu,” katanya.
Anggota Pokdarwis Kampung Emas di Dusun Plumbungan, Putat, Patuk, Andri Purwanto, mengaku sudah mendapatkan undangan sosialisasi pembukaan objek wisata oleh Dinas Pariwisata Gunungkidul. Ia menyambut baik rencana ini karena selama destinasi ditutup, pelaku wisata sangat terkena dampak dari kebijakan tersebut.
“Tentunya saya akan hadir karena ini menyangkut perkembangan pembukaan wisata,” katanya.
Andri berharap destinasi wisata bisa segera dibuka karena kebijakan tersebut sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat. “Sehingga pengunjung tidak harus sembunyi-sembunyi untuk berwisata,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul dipastikan tidak memberangkatkan peserta transmigrasi pada 2026 karena minimnya kuota yang diterima DIY. Padahal, masih ada sekitar 30 kepala keluar
Presiden Prabowo meminta perguruan tinggi menyiapkan SDM dan riset untuk mendukung pengembangan B50, B60, dan etanol guna memperkuat ketahanan energi.
Pemkab Bantul menargetkan 27.500 dosis vaksin PMK tuntas pada 2026 untuk menekan penyebaran penyakit pada ternak di seluruh kapanewon.
SMPN 1 Turi menyediakan loker HP di setiap kelas. Kebijakan ini membuat siswa lebih fokus belajar dan aktif bersosialisasi saat istirahat.
Mendikti Saintek Brian Yuliarto menegaskan pembentukan Universitas Republik Indonesia tidak mengubah fungsi Kemendikti Saintek.
Pemerintah menegaskan tidak ada rencana melarang seluruh vape. Kajian hanya difokuskan pada penyalahgunaan rokok elektrik untuk narkotika.