20 Billboard Tak Berizin Dibongkar Satpol PP Kota Jogja pada 2026
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja membongkar 20 reklame berupa billboard yang tidak berizin sepanjang 2026. Penertiban dilakukan sebagai sanksi
Foto ilustrasi pemilahan sampah, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Baciro menguatkan peran 25 bank sampah untuk menekan timbulan sampah di Kota Jogja. Optimalisasi bank sampah di setiap RW menjadi strategi utama pengelolaan sampah anorganik berbasis masyarakat yang sejalan dengan Program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos).
Puluhan bank sampah yang tersebar di seluruh RW tersebut menjadi andalan warga dalam mengelola sampah anorganik dari rumah tangga, sehingga beban pembuangan ke depo dan tempat pemrosesan akhir dapat ditekan sejak dari sumbernya.
Pengurus Bank Sampah RW 10, Lina Setiowati, menjelaskan warga lebih dulu melakukan pemilahan sampah anorganik di rumah sebelum menyetorkannya ke pengurus untuk dicatat dan ditimbang. Jenis sampah yang terkumpul meliputi besi, botol kaca, botol plastik, dan kertas.
Sistem setoran dilakukan melalui pencatatan jenis serta berat sampah yang diserahkan warga. Setelah jumlahnya mencukupi, sampah anorganik tersebut diambil pelapak secara berkala agar tidak menumpuk di lingkungan permukiman.
“Warga sudah terbiasa memilah dari rumah. Yang disetor ke bank sampah murni anorganik dan tidak tercampur,” katanya, Senin (2/3/2026).
Ia berharap warga Baciro rutin menyetorkan sampah agar volume sampah di wilayahnya terus menurun. Menurutnya, keberadaan bank sampah terbukti mampu mengurangi sampah anorganik yang sebelumnya langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Sementara itu, Lurah Baciro, Sutikno, menilai optimalisasi bank sampah merupakan langkah efektif untuk mengendalikan timbulan sampah sejak dari sumbernya. Ia mengapresiasi kesadaran masyarakat yang konsisten melakukan pemilahan di tingkat rumah tangga.
“Bank sampah menjadi andalan kami dalam pengelolaan sampah anorganik. Warga sudah disiplin memilah sehingga memudahkan proses pengumpulan dan penyaluran,” katanya, Senin (2/3/2026).
Menurutnya, pola tersebut sejalan dengan Program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos) yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja. Program ini menekankan pentingnya pemilahan sesuai jenis, penyaluran sampah anorganik ke bank sampah, serta pengolahan sampah organik secara mandiri di rumah tangga.
Saat ini terdapat 25 bank sampah yang aktif di setiap RW di Baciro. Keberadaan jaringan bank sampah tersebut memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Untuk memastikan konsistensi pemilahan, pihak kelurahan juga rutin melakukan sosialisasi dan monitoring ke wilayah-wilayah, sehingga peran bank sampah Baciro dalam menekan timbulan sampah Jogja dapat terus dioptimalkan seiring pelaksanaan Program Mas Jos.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja membongkar 20 reklame berupa billboard yang tidak berizin sepanjang 2026. Penertiban dilakukan sebagai sanksi
Cek harga emas Pegadaian Jumat 25 September 2026 untuk Antam, UBS, dan Galeri24 lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
Ban mobil retak rambut bisa dipicu usia, UV, tekanan angin, hingga penyimpanan. Kenali retakan yang masih dangkal dan tanda ban harus diganti.
Jadwal atlet Indonesia di Asian Games 2026, Jumat 25 September. Ada Emilia Nova, Natasya Beteyob, tenis meja, renang, sepak takraw dan balap sepeda.
Macklemore mengumumkan tur Free Palestine setelah dikeluarkan dari sisa tur Ed Sheeran. Simak jadwal Dublin, Paris, dan London.
Marc Marquez mengakui Pedro Acosta bisa mengalahkannya saat menjadi rekan setim di Ducati pada MotoGP 2027. Acosta baru menang di Austria.