8 Pelaku BBM Ilegal di Jambi Ditangkap, 22,8 Ton Disita
Polda Jambi menangkap delapan pelaku perdagangan BBM ilegal dan mengamankan 22,8 ton minyak bumi, bensin olahan, serta solar.
Foto Ilustrasi masker/Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, JOGJA--Kabar penjualan masker bekas di Yogyakarta sedang menjadi sorotan di media sosial. Salah seorang pembeli menceritakan pengalamannya mendapat masker dengan kualitas tak layak pakai.
Lewat sebuah utas yang diunggah oleh akun Twitter @_Bibilung, Sabtu (18/9/2021) dijelaskan bagaimana modus penjualan masker bekas tersebut terbongkar.
Salah seorang teman dari pemilik akun Twitter tersebut membeli masker di sebuah toko. Saat membukanya, ia merasa aneh karena banyak masker yang kotor dan bekas pakai.
"Hati-hati dalam membeli masker. Ini kejadian sama temen saya di mana dia membeli masker dari toko tersebut dan ternyata masker bekas ditambah lagi dengan bentuk yang sangat buruk. Tolong bantu up agar toko tersebut bisa menghentikan penjualan masker bekasnya," tulis akun tersebut dikutip suara.com, Sabtu (18/9/2021).
Di cuitan selanjutnya, akun tersebut memaparkan kesalahan pihak toko. Salah satunya, pihak toko belum membuat pernyataan secara umum terkait masker yang mereka jual, diduga karena takut kehilangan pelanggan.
"Saya tekankan poin-poin kesalahan fatal toko ini, Pihak toko tidak menjelaskan kondisi barang recycle dari awal, misal diberi keterangan di iklan promosi sosial media. Pihak toko baru mengakui bahwa itu barang recycle setelah terjadi kasus," tulisnya.
"Kemudian pihak toko hanya berani bilang lewat DM ke yang bersangkutan bukan membuat pernyataan maaf dan klarifikasi secara umum. Kenapa? karena takut ga ada yang beli maskernya lagi?" pungkasnya.
Melihat beberapa cuitan tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka merasa ngeri dengan adanya kasus tersebut.
Mereka kemudian membagikan tips membuang masker bekas pakai yang baik dan benar agar tak disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab.
"Cara membuang masker, sobek dahulu sebelum dibuang, karena masker rawan disalahgunakan, kalau cuma diputus talinya sangat mudah dipasangin tali lagi, cara ini sudah setahun ini kulakuin," ujar salah seorang warganet.
"Inilah salah satu alasan gua selalu potong masker yang sudah gua pakai dan selalu masukin ke dalam botol minuman ampe penuh. Mungkin terlihat aneh bagi sebagian orang, tapi mungkin ini bisa jadi solusi untuk tidak ada penggunaan masker bekas berulang," sahut salah satu warganet.
"Peringatan: tiap selesai pakai masker disobek-sobek, dikoyak-koyak. Jangan langsung buang. Zaman sekarang nyari duit apa aja dilakuin. Jadi kalau pakai masker sekali pakai gini buangnya jangan asal dibuang ya! Nyobek masker nggak sampai sejam kok!" tulis salah seorang warganet.
"Ngeri banget," ujar warganet lain.
"Ngaco banget, sembrono," sahut salah satu warganet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Polda Jambi menangkap delapan pelaku perdagangan BBM ilegal dan mengamankan 22,8 ton minyak bumi, bensin olahan, serta solar.
PISA 2025 menempatkan Singapura teratas di ASEAN. Indonesia berada di posisi keenam berdasarkan skor sains. Cek skor lengkapnya.
Persijap Jepara vs Borneo FC pada pekan kedua Super League 2026/27. Simak kondisi kedua tim dan prediksi pertandingannya.
DPRD Kulonprogo meminta hasil panen petani lokal diprioritaskan untuk memenuhi cadangan pangan daerah.
Muse kehilangan nama akun @muse di Instagram dan X setelah Meta memakai nama tersebut untuk agen AI baru. Bagaimana akun itu berpindah?
Veda Ega Pratama mengalami cedera punggung setelah crash, tetapi Honda Team Asia memastikan pembalap Indonesia itu siap tampil di Moto3 San Marino.