10 Persen SMP di Bantul Bakal Uji Coba PTM

Para peserta didik sedang melakukan kegiatan dalam PTM hari pertama di SMKN 1 Jogja, Senin (19/4/2021). - Harian Jogja/Sirojul Khafid
19 September 2021 12:57 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Bantul ditargetkan menjalani uji coba terbatas Senin depan. Selain Daftar Periksa Kesiapan (DPK) sekolah dan vaksinasi guru, capaian vaksinasi siswa jadi syarat uji coba Pemebelajaran Tatap Muka (PTM).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul, Isdarmoko menyampaikan bila selain dua syarat dari pemerintah pusat yakni DPK dan vaksinasi guru, di DIY capaian vaksinasi pelajar jadi pertimbangan pembukaan sekolah. Dari segi ksinasi guru, Bantul telah rampung memvaksin guru sejak beberapa waktu lalu.

"Izin orang tua itu mutlak. Kalau orang tuanya tidak mengizinkan, walaupun sekolahnya sudah siap, enggak bisa," ujarnya pada Sabtu (18/9/2021).

"Ditambah pak Gubernur memang mengharapkan PTM itu mensyaratkan vaksinasi pelajarnya. Ini yang terus kita gencarkan," terangnya.

Dijelaskan Isdarmoko, untuk melakoni uji coba PTM, mekanismenya sekolah yang sudah siap akan berkoordinasi sengan pengawas sekolah. "Pengawas sekolah turun melakukan verifikasi dengan kita ada instrumen-instrumen yang menjadi ketentuan," tambahnya.

Kemudian dari instrumen yang telah diperiksa, pengawas akan melaporkan hasil pemeriksaan ke Dinas Dikpora Bantul. "Nanti akan dianalisis, kalau itu memang siap kita berikan rekomendasi untuk tatap muka," tandasnya.

"Pekan depan jelas ada [sekolah yang buka]. Kita target bahkan harapannya bisa lebih dari 10 persen, karena kita ada 120 SMP dan MTS. Sehingga kalau nanti 10 persen kan paling enggak lebih dari 10. Nah syukur minggu depannya lagi, tambah lagi," imbuhnya.

Isdarmoko mengatakan kemungkinan besar sekolah-sekolah yang pelajarnya telah menjalani vaksinasi akan melakukan uji coba PTM pekan depan. "Saya enggak ada pembatasan mau berapa sekolah [yang uji coba PTM], kalau bisa semua sekolah kenapa tidak," imbuhnya.

Wakil Bupati, Joko Purnomo saat meninjau vaksinasi pelajar di SMP 2 Pleret menyebutkan untuk menyongsong program uji coba PTM, vaksinasi pelahar terus digencarkan. "Kemarin pak Isdarmoko, pak Asisten Sekda Bantul, kemudian kepala sekolah semuanya dan para pengawas sudah menerima pengarahan langsung dari pak Bupati untuk persiapan pelaksanaan uji coba tatap muka yang nanti akan dilaksanakan hari Senin," ungkapnya.

"Mestinya kita berharap, tatap muka itu nanti tetap dan harus, wajib mejalankan protokol kesehatan. Tidak diperbolehkan untuk tidak melaksanakan protokol kesehatan," tegasnya.

Joko kembali mewanti-wanti anak-anak untuk tetap melaksanaan prokes meskipun telah divaksin. "Vaksin ini ketika sudah dilaksanakan, kula nyuwun titip kepada adik-adik semua, menjaga dan wajib disiplin protokol kesehatan. Tidak boleh setelah divaksin, terus kemudian tidak melaksanakan prokes," pungkasnya.