Jadwal KRL Solo-Jogja 25 Agustus 2026, Dari Palur Paling Awal Pukul 05.00 WIB
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Peresmian Kampung Internet Ngentak Mangir, Senin (20/9/2021) malam./istimewa
Harianjogja.com, BANTUL-Sedikitnya 60 kepala keluarga (KK) di kampung Ngentak Mangir, Padukuhan Kwalangan, Kalurahan Wijirejo, Pandak, Bantul kini sudah bisa mengakses internet dengan lancar. Hal ini bertolak belakang dengan kondisi di kampung tersebut, dua tahun lalu, yang susah sinyal provider.
Pegiat internet Kampung Ngentak Mangir, Yahya Nur Pratama mengatakan, warga sempat putus asa dengan tidak meratanya sinyal provider, dua tahun silam.
Padahal, sinyal provider ini penting, karena banyak dibutuhkan oleh anak-anak usia sekolah maupun mahasiswa yang harus menjalani pembelajaran daring, akibat adanya pandemi Covid-19.
"Kami pun berinisiatif membuat gerakan Ayo Sekolah dan mencari fasilitas internet agar anak-anak bisa belajar daring," katanya, saat peresmian Kampung Internet Ngentak Mangir, Senin (20/9/2021) malam.
Dalam perkembangannya, lanjut Yahya, gerakan ini mendapatkan banyak dukungan. Warga bergotong royong mengumpulkan dana untuk berlangganan internet milik salah satu provider swasta. Karena sistem koneksi menggunakan WiFi, maka kecepatan internet yang dihasilkan rendah.
Baca juga: Warga Binaan Pemasyarakat Diberi Bekal Kerohanian
"Akhirnya kami jadwal. Kapan mereka mau sekolah daring, kita kumpulkan di satu tempat yang koneksinya stabil," imbuhnya.
Lama kelamaan, seiring dengan banyaknya kebutuhan warga mengakses internet, menurut Yahya membuat mereka memindahkan antena penangkap sinyal di pinggir kampung yang koneksinya kuat dan stabil.
"Karena tidak ada anggaran untuk membangun tower, maka kami gunakan tiang paralon besi," jelasnya.
Setelah itu, ungkap Yahya, warga bersama-sama warga menarik kabel satu persatu ke rumah warga lainnya untuk dipasang pemancar Wifi. Alhasil, hampir seluruh rumah di kampung tersebut sudah memiliki pemancar wifi masing-masing. Adapun biaya untuk pemasangan kabel dan berlangganan internet, semua dilakukan dengan iuran bersama.
"Sekarang sudah bisa online dari rumah masing-masing," ucapnya.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengapresiasi gerakan warga kampung Ngentak Mangir. Sejumlah upaya kini terus dilakukan oleh Pemkab Bantul untuk mengatasi blank spot atau susah sinyal. "Kami akan terus melakukan penambahan-penambahan jaringan kedepan," kata Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
KPK mendalami pengelolaan keuangan dan pengadaan Dinas PUPR Kota Bengkulu setelah menyita uang Rp4 miliar dari rumah pejabat.
Dua penjaga perdamaian PBB gugur setelah patroli menuju Jonglei, Sudan Selatan, disergap orang bersenjata tak dikenal.
Asap karhutla mengandung PM2,5 yang dapat mengganggu paru-paru. Kenali bahaya paparan asap dan cara mencegahnya.
DPR memastikan RUU Perampasan Aset disahkan paling lambat Desember 2026. Komisi III kini mengejar pembahasan tersisa.
Pakar UMY Susilo Nur Aji menilai desil DTSEN bukan label mutlak kesejahteraan dan perlu dievaluasi sesuai dinamika ekonomi keluarga.