Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Ilustrasi/JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA—Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan izin penetapan lokasi (IPL) Tol Jogja-Yogyakarta International Airport (YIA) atau Bandara Kulonprogo masih dalam proses penerbitan.
Pemda masih menunggu draf pengajuan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) dari pengelola jalan tol sebelum menerbitkan IPL.
BACA JUGA: Baru Dua Objek Wisata di Kulonprogo Kantongi Sertifikat CHSE
“Tergantung penyelenggara jalan tol dan kami. Tapi kami menunggu diajukan,” kata Baskara Aji, di Kompleks Kepatihan, Kamis (23/9).
Sementara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dian Hardiyansyah, mengatakan IPL belum diajukan karena masih menunggu pengesahan desain jalan tol atau ROW. Sebab, ROW sempat berubah di sisi kanan dan kiri jalan sehingga otomatis mengubah dokumen IPL.
“Sampai saat ini masih menunggu pengesahan desain jalan tol [ROW] seksi 3, kabarnya pekan ini disahkan. Jika memang benar pekan ini, akan ditindaklanjuti untuk pengajuan DPPT-nya ke Provinsi DIY,” ujar Dian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Harga emas Antam Kamis 24 September 2026 turun Rp25.000 menjadi Rp2,605 juta per gram. Simak harga lengkap dan buyback.
Vaksinasi rabies gratis di Sleman menyediakan 300 kuota pada 30 September 2026. Cek syarat, lokasi, jadwal, dan cara pendaftaran.
KRI Sriwijaya-100 resmi dikukuhkan Panglima TNI Agus Subiyanto setelah Merah Putih berkibar di atas kapal induk di Tanjung Priok.
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Timnas Indonesia dinilai punya keuntungan di FIFA ASEAN Cup 2026 karena bisa menurunkan skuad penuh dan berstatus tuan rumah.