Sugeng Rahayu Tabrak Pantat Truk Kontainer di Kulonprogo, 2 Tewas

Bus Sugeng Rahayu yang mengalami kecelakaan dengan sebuah truk kontainer di jalan Wates-Purworejo km 13 kalurahan Sindutan, kapanewon Temon, Kulonprogo pada Jumat (24/9/2021) sekitar pukul 03.15 WIB dini hari. - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
24 September 2021 16:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Kecelakaan maut terjadi di jalan Wates-Purworejo km 13 kalurahan Sindutan, Kapanewon Temon, Kulonprogo, pada Jumat (24/9/2021) sekitar pukul 03.15 WIB dini hari. Dua orang tewas dalam tabrakan yang melibatkan bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan sebuah truk kontainer.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan kecelakaan melibatkan bus Sugeng Rahayu dengan trayek Surabaya-Bandung dengan truk kontainer bermuatan benang. Bus Sugeng Rahayu diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak bagian belakang atau pantat truk.

"Dua orang tewas imbas kecelakaan maut yang melibatkan antara bus Sugeng Rahayu dan truk kontainer. Koban meninggal dunia adalah kondektur dan salah satu penumpang bus Sugeng Rahayu. Sopir bus justru selamat dan mengalami luka-luka," kata Jeffry pada Jumat (24/9/2021).

Identitas korban meninggal dunia yakni Lintong Siagian, 54, warga Mojokerto, Jawa Timur dan seorang penumpang bus bernama Yoga Permana Prasetia, 25, warga Tasikmalaya, Jawa Barat. Sementara itu, tiga penumpang bus Sugeng Rahayu lainnya hanya mengalami luka ringan. Kemudian, satu sopir bus cadangan yang ikut dalam bus Sugeng Rahayu tidak mengalami luka.

"Identitas pengemudi bus Sugeng Rahayu berinisial US, 40, warga kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Sedangkan, identitas pengemudi truk kontainer masih dalam penyelidikan petugas. Kerugian material atas insiden kecelakaan antara bus Sugeng Rahayu dan truk kontainer sekitar Rp5 juta," ujar Jeffry.

Kecelakaan maut antara bus Sugeng Rahayu dan truk kontainer yakni semula bus bernopol W-7336-UZ berjalan dari arah timur ke barat kemudian menabrak bagian belakang truk kontainer dengan nomor polisi B-9103-UOK yang sedang berhenti di badan jalan sebelah kiri. Sopir truk berhenti karena hendak makan di sebuah warung. 

"Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan kerusakan parah yang dialami oleh bus Sugeng Rahayu. Bagian depan bus sebelah kiri ringsek hingga bagian tengah. Sedangkan, truk juga mengalami kerusakan parah di bodi bagian belakang," imbuh Jeffry.

Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta L. Wahyu Efendi mengatakan guna melakukan evakuasi korban terjepit, jawatannya menggunakan peralatan ekstrikasi. Upaya evakuasi juga bekerjasama dengan PMI Kulonprogo. 

"Proses evakuasi tidak mengalami kendala yang berarti. Upaya evakuasi juga dilakukan dengan kurun waktu sekitar satu jam. Upaya evakuasi yang kami lakukan dengan menurunkan satu tim rescue," kata Wahyu.