Harga Cabai Rawit di Gunungkidul Naik Lagi, Tembus Rp80.000
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-M Agung Rajasa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemkab Gunungkidul terus mempercepat vaksinasi kepada masyarakat. Untuk mencapai target herd immunity per harinya penyutikan vaksin menyasar sedikitnya 9.000 warga.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Gunungkidul, Diah Prasetyorini mengatakan, program vaskinasi corona terus dikebut untuk bisa mencapai herd immunity. Oleh karenanya, setiap hari ditargetkan bisa menyuntikan vaksin terhadap 9.000 warga. Hingga saat ini, capaian sudah lebih dari 66% warga yang wajib vaksin mendapatkan suntikan dosis pertama dan dosis kedua di kisaran 25%.
Menurut dia, untuk percepatan, vaksinasi tidak hanya dilakukan di sarana kesehatan seperti puskemas milik pemerintah. Namun demikian, pelaksanaan melalui program vaksinasi massal yang menggadeng TNI-Polri hingga pihak swasta. Salah satunya dilaksanakan di rest area Gubuk Gede di Kalurahan Ngalang, Gedangsari, Senin (28/9/2021) yang terselenggara berkat kerja sama dengan Astra Daihatsu Motor.
Baca juga: Mengapa Vitamin D dari Sinar Matahari Setiap Orang Berbeda? Kenali Faktornya..
“Jadi tidak hanya puskesmas untuk layanan, tapi dengan vaksinasi massal bisa dilaksanakan di kapanewon, kalurahan hingga tempat-tempat wisata. Dengan memperabanyak lokasi penyelenggaran, maka target 9.000 warga divaksin setiap harinya bisa tercapai,” kata Diah, Senin (27/9/2021).
Dia menjelaskan, untuk vaksinasi di Gedangsari menargetkan 1.000 warga yang mengikuti. Adapun lokasi terbagi dua, yakni di Kalurahan Ngalang dengan sasaran 600 warga dan di Kalurahan Serut sebanyak 400 warga dapat divaksin.
“Untuk percepatan memang layanan harus mendekat ke masyarakat sehingga aksesnya bisa lebih mudah. Sebab, kalau hanya fokus di puskesmas, wilayah Gunungkidul yang didominasi perbukitan akan ikut berpengaruh terhadap partisipasi warga,” katanya.
HRGA PT Astra Daihatsu Motor Yogyakarta, Agus Alip Suroto mengatakan, vaksinasi massal yang diselenggarakan merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk upaya percepatan vaksinasi Covid-19. Selain Gunungkidul, pelaksanaan juga dilakukan di kabupaten lain seperti Sleman, Kulonprogo, dan Bantul. Ia pun berharap gerakan ini akan membuat herd immunity segera tercapai.
Baca juga: Kabar Baik untuk Insan Pariwisata, Alokasi Hibah Pariwisata Jadi Rp3,7 Triliun Tahun Ini
“Secara otomatis nanti kehidupan ekonomi juga bisa tumbuh kembali,” kata Agus.
Kapolsek Gedangsari, AKP Solechan mengatakan, pihaknya mendukung penuh upaya vaksinasi yang dilaksanakan di wilayah Gedangsari. Menurut dia, percepatan perlu dilakukan agar penanggulangan virus corona dapat dimaksimalkan.
“Kami ikut membantu dengan komunikasi dengan warga agar mau divaksin,” katanya.
Menurut dia, antusias warga divaksin sangat baik. Namun demikian, ada kendala terkait dengan kondisi geografis sehingga upaya percepatan harus dilakukan dengan memperbanyak titik-titik vaksinasi.
“Kondisinya didominasi wilayah perbukitan, jadi kalau hanya di puskesmas akan sulit sehingga dibutuhkan sistem jemput bola ke warga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa