Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-M Agung Rajasa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemkab Gunungkidul terus mempercepat vaksinasi kepada masyarakat. Untuk mencapai target herd immunity per harinya penyutikan vaksin menyasar sedikitnya 9.000 warga.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Gunungkidul, Diah Prasetyorini mengatakan, program vaskinasi corona terus dikebut untuk bisa mencapai herd immunity. Oleh karenanya, setiap hari ditargetkan bisa menyuntikan vaksin terhadap 9.000 warga. Hingga saat ini, capaian sudah lebih dari 66% warga yang wajib vaksin mendapatkan suntikan dosis pertama dan dosis kedua di kisaran 25%.
Menurut dia, untuk percepatan, vaksinasi tidak hanya dilakukan di sarana kesehatan seperti puskemas milik pemerintah. Namun demikian, pelaksanaan melalui program vaksinasi massal yang menggadeng TNI-Polri hingga pihak swasta. Salah satunya dilaksanakan di rest area Gubuk Gede di Kalurahan Ngalang, Gedangsari, Senin (28/9/2021) yang terselenggara berkat kerja sama dengan Astra Daihatsu Motor.
Baca juga: Mengapa Vitamin D dari Sinar Matahari Setiap Orang Berbeda? Kenali Faktornya..
“Jadi tidak hanya puskesmas untuk layanan, tapi dengan vaksinasi massal bisa dilaksanakan di kapanewon, kalurahan hingga tempat-tempat wisata. Dengan memperabanyak lokasi penyelenggaran, maka target 9.000 warga divaksin setiap harinya bisa tercapai,” kata Diah, Senin (27/9/2021).
Dia menjelaskan, untuk vaksinasi di Gedangsari menargetkan 1.000 warga yang mengikuti. Adapun lokasi terbagi dua, yakni di Kalurahan Ngalang dengan sasaran 600 warga dan di Kalurahan Serut sebanyak 400 warga dapat divaksin.
“Untuk percepatan memang layanan harus mendekat ke masyarakat sehingga aksesnya bisa lebih mudah. Sebab, kalau hanya fokus di puskesmas, wilayah Gunungkidul yang didominasi perbukitan akan ikut berpengaruh terhadap partisipasi warga,” katanya.
HRGA PT Astra Daihatsu Motor Yogyakarta, Agus Alip Suroto mengatakan, vaksinasi massal yang diselenggarakan merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk upaya percepatan vaksinasi Covid-19. Selain Gunungkidul, pelaksanaan juga dilakukan di kabupaten lain seperti Sleman, Kulonprogo, dan Bantul. Ia pun berharap gerakan ini akan membuat herd immunity segera tercapai.
Baca juga: Kabar Baik untuk Insan Pariwisata, Alokasi Hibah Pariwisata Jadi Rp3,7 Triliun Tahun Ini
“Secara otomatis nanti kehidupan ekonomi juga bisa tumbuh kembali,” kata Agus.
Kapolsek Gedangsari, AKP Solechan mengatakan, pihaknya mendukung penuh upaya vaksinasi yang dilaksanakan di wilayah Gedangsari. Menurut dia, percepatan perlu dilakukan agar penanggulangan virus corona dapat dimaksimalkan.
“Kami ikut membantu dengan komunikasi dengan warga agar mau divaksin,” katanya.
Menurut dia, antusias warga divaksin sangat baik. Namun demikian, ada kendala terkait dengan kondisi geografis sehingga upaya percepatan harus dilakukan dengan memperbanyak titik-titik vaksinasi.
“Kondisinya didominasi wilayah perbukitan, jadi kalau hanya di puskesmas akan sulit sehingga dibutuhkan sistem jemput bola ke warga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.