Alyakha Kolektif Angkat Ancaman Deforestasi Papuadi ARTJOG 2026
Alyakha Kolektif Angkat Ancaman Deforestasi Papua Lewat Instalasi "Nafas Kehidupan" di ARTJOG 2026
Salah satu calon peserta pameran karya seni rupa wayang dan ceritanya Ki Luthfie Caritogomo menyerahkan gunungan sebagai simbol perubahan babak kehidupan kepada Direktur DINI Art production Taufik Ridwan saat launching Pameran Karya seni rupa wayang dan ceritanya di YIA-Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Menyambut Hari Wayang se-dunia 7 November 2021, akan digelar seratusan karya seni rupa wayang di Bandara YIA Kulonprogo Yogyakarta.
Pameran yang akan diikuti para seniman yang istiqomah melukis dan membuat karya tiga dimensi wayang dengan segala ceritanya itu dihelat oleh DINI Art production dan Angkasa Pura 1 Yogyakarta.
Acara ini mengangkat tema KITA ADALAH WAYANG direncanakan digelar 16 Oktober - 14 November 2021 . Pesertanya antara lain P Herjaka, Agus Nuryanto, Ki lutfi Caritogomo, V Rommy Iskandar ,. Irawan Hadi, Suranto ipong, Chryshnanda DL, Ledek Sukadi,Slamet Riadi,Wasis Subroto.bimo,.Iskandar SY,Nugroho Hohok,.Rudy Prasetyo,.Edimaesar,Bernard wayang,Eko mbendol, Tales Suparman, Agus Syahri,mahmudi.
Menurut Agus Pandu Purnama, GM Angkasa Pura 1 Yogyakarta, Bandara YIA sangat menghargai budaya dan kesenian adiluhung bangsa, utamanya wayang dan cerita kisah kisah menarik nya.
"kami mendukung penuh pameran Katya senirupa wayang dan cerita dinaikkkan dan dipamerkan di bandara terbaik ini, dalam rangka mengedukasi masyarakat pemakai moda transportasi udara utk lebih memahami.kisah pewayangan" kata pemilik bintang satu di TNI AU ini.
Menurut Direktur DINI Art production, seratusan lebih cerita cerita pewayangan dengan aegala kisahnya sengaja akan menghiasi lorong keberangkatan YIA sebagai bentuk pameran kreatif
"Bayangkan puluhan ribu orang akan melihat, mengapresiasi dan bahkan mengeleksi karya karya senirupa yg menceitakan keagungan sejarah dan prediksi masa depan kehidupan" kata Taufik Ridwan.
Bernard Wayang pelukis wayang asal Panggang Gunungkidul merasa bersyukur wayang dengan segala ceritanya akan naik kelas tampil di Bandara.
"Senirupa yg kami tampilkan, pasti dapat menjadi pembelajar terbaik saat dipajang di rumah atau perkantoran karena cerita wayang itu abadi," kata Bernard Wayang, yang akan menampilkan banyak keunikan wayang kuno maupun kekinian. Tidak ubahnya dengan V Rommy Iskandar, dia akan tampilkan cerita wayang yang memberi nilai edukasi dan kritik, khususnya kepada penguasa.
"Wayang itu ceritanya fleksibel, bisa menjadi pengingat siapapun untuk bisa menjadi orang terhormat dan bijak" kata Rommy.
Pameran akan dilengkapi dengan acara seminar dan dialog aserta melukis bersama saat peringatan hari wayang. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alyakha Kolektif Angkat Ancaman Deforestasi Papua Lewat Instalasi "Nafas Kehidupan" di ARTJOG 2026
PSIM Jogja resmi melepas Fahreza Sudin jelang Super League 2026/2027. Gelandang asal Ternate itu menjadi pemain keenam yang berpisah.
Kunjungan Narendra Modi ke Candi Prambanan membuat akses wisata dialihkan selama 7-8 Juli 2026. Wisatawan tetap dapat berkunjung ke sejumlah area.
JadePuffer menjadi ransomware berbasis AI pertama yang mampu menjalankan serangan siber secara mandiri dan adaptif tanpa banyak campur tangan manusia.
Bupati Bantul akan memanggil manajemen RSGM untuk membahas tunggakan gaji 36 eks pekerja yang belum dibayarkan selama empat bulan.
Polresta Jogja memburu satu DPO baru dalam kasus pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja. Pria itu diduga mendanai pelarian tersangka ke Cilacap.