PMI Bantu Percepat Capaian Vaksinasi di Indonesia

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla (JK) saat meninjau lokasi vaksinasi di Gedung Kaca, Kompleks Pemkab Sleman, Sabtu (9/10). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak.
10 Oktober 2021 09:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Untuk membantu pemerintah dalam program nasional vaksinasi Covid-19, Palang Merah Indonesia (PMI) meresmikan dua juta vaksinasi di Indonesia. Pencanangan vaksinasi tersebut dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla (JK), Sabtu (9/10/2021).

Selain Ketua PMI DIY Gusti Prabu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh 34 PMI Provinsi lainnya di seluruh Indonesia, seperti PMI Provinsi Aceh, Lampung, Gorontalo dan Kalimantan Barat. Hadir juga mitra gerakan PMI delegasi Indonesia dari IFRC, ICRC, Palang Merah Australia, Palang Merah Amerika, dan Palang Merah Jepang.

Menurut JK, vaksinasi merupakan upaya efektif untuk mencapai kekebalan imunitas (herd immunity) dalam penanggulangan Covid-19 di Indonesia. Kegiatan vaksinasi tersebut, katanya, sangat penting agar kondisi kesehatan masyarakat pulih kemudian menggerakkan kembali roda perekonomian.

"Ada dua juta vaksin yang diberikan kepada masyarakat. Kami upayakan selesak targetnya dalam waktu sebulan," ujarnya di Pendopo Parasamnya sebelum meninjau lokasi vaksinasi di Gedung Kaca, Kompleks Pemkab Sleman, Sabtu (9/10/2021).

JK juga mendorong PMI di seluruh Indonesia di semua tingkatan, baik dari Provinsi, Kabupaten/Kota, hingga kecamatan bersama Fasilitas Kesehatan lainnya untuk bergerak secara simultan melaksanakan vaksinasi. "Sleman dipilih sebagai pembukaan kegiatan ini karena dinilai siap dan tempatnya luas," kata JK.

Ketua Bidang Kesehatan & Sosial Pengurus Pusat PMI, Prof. Fachmi Idris menambahkan melalui inisiatif dan kolaborasi lokal saat ini kegiatan vaksinasi PMI mampu menjangkau 857.206 orang di seluruh Indonesia. Sebagai mitra pemerintah, ia berharap PMI mampau berkontribusi lebih banyak bagi masyarakat Indonesia.

Kementerian Kesehatan, lanjut Fachmi, memberikan stok vaksin kepada PMI sebanyak 2 juta dosis dengan syarat agar vaksinator yang melaksanalan vaksinasi perupakan relawan PMI. "Untuk mendukung alokasi khusus ini, PMI bekerja sama dengan Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan, melatih 2.356 tenaga vaksinator PMI di seluruh Indonesia," tambah Fachmi.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengapresiasi launching kegiatan vaksinasi tersebut. Alasannya, program vaksinasi yang dilakukan sangat mendukung pemerintah dalam percepatan dan pemerataan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Penyelesaian pandemi Covid-19 ini menurutnya tidak dapat dilakukan sendirian oleh pemerintah dan dilakukan secara parsial. Namun harus dilakukan secara bersama-sama sesuai dengan kompetensi masing-masing dengan semangat kolaboratif.

"Jika vaksinasi hanya mengandalkan fasilitas pelayanan kesehatan maupun puskesmas saja, maka akan sulit mengejar terbentuknya kekebalan komunal  atau herd immunity sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan," kata Kustini.