Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Sejumlah nelayan saat mengikuti kegiatan lomba tangkap ikan di halaman Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Congot, Minggu (10/10/2021). -Ist/Pemkab Kulonprogo.
Harianjogja.com, TEMON--Potensi pesisir dan laut selatan di wilayah Kulonprogo tidak disia-siakan oleh Pemkab setempat dengan menggelar lomba tangkap ikan pada Minggu (10/10/2021). Pemanfaatan sumber daya yang dimiliki oleh laut selatan di wilayah bumi binangun oleh masyarakat diharapkan tanpa merusak ekosistem yang ada.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo Sudarna mengatakan kegiatan lomba tangkap ikan merupakan kerjasam a antara DKP Provinsi DIY, DKP Kulonprogo serta Dinas Pariwisata Kulonprogo dalam rangka meningkatkan motivasi nelayan dalam menangkap ikan di laut Kulonprogo.
BACA JUGA : Pemancing Asal Kulonprogo Hilang di Pantai Jungwok
"Ini (lomba tangkap ikan) merupakan kolaborasi dan sinergitas bersama untuk Kulonprogo, harapannya segala sesuatunya nanti akan menjadi optimal, selain itu lomba ini juga dalam rangka memperingati HUT Kulon Progo ke-70," terang Sudarna pada Minggu (10/10/2021).
Dijelaskan Sudarna, lomba tersebut diikuti oleh 20 perahu dengan 40 nelayan utusan dari tempat pelelangan ikan (TPI) se-Kulonprogo yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB pagi dari TPI masing-masing dan mendarat di TPI Congot pada pukul 13.00 WIB sebagai tempat penilaian.
Adapun, lomba dibagi dua kategori yaitu kategori paling banyak mendapatkan ikan serta kategori nilai jual ikan terbesar. "Dengan hadiah berupa sarana tangkap ikan dari DKP dan uang tunai dari Bank BPD DIY Wates," ujar Sudarna.
Bupati Kulonprogo Sutedjo mengatakan lomba tangkap ikan yang digelar di halaman Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Congot, Minggu (10/10/2021) merupakan upaya dari jawatannya untuk mengajak masyarakat mengelola dan memanfaatkan potensi pesisir dan laut Kulonprogo, tanpa merusak sumber daya alam yang telah ada.
"Saya mengajak semua pihak untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dalam menjaga dan mempunyai rasa handarbeni akan pesisir dan laut Kulonprogo. Saya berharap lomba ini maupun setiap kegiatan yang dilakukan di pesisir dan laut Kulonprogo menjadi cakupan Gerakan Jogo Segoroku yang mempunyai filosofi menjaga lautku," kata Sutedjo.
BACA JUGA : Gelombang Tinggi Bikin Kawasan Pantai Glagah Porak
Dikatakan Sutedjo, lomba tangkap ikan mampu menjadi momentum dan membangkitkan motivasi nelayan Kulonprogo dalam menangkap ikan di laut. Sehingga, profesi nelayan menjadi pekerjaan yang membanggakan dan banyak dilirik oleh kamu muda.
"Hal ini karena di laut Kulonprogo tersimpan harapan untuk merubah masa depan. Saya juga berharap pengunjung maupun pelaku usaha wisata pantai, nelayan maupun pedagang ikan di TPI untuk bisa menjaga kebersihan pantai, agar pantai Kulonprogo tetap indah, asri dan nyaman," terang Sutedjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Aston Villa menang 4-2 atas Liverpool di Liga Inggris 2025/2026 dan memastikan tiket Liga Champions musim depan.
Jadwal SIM Sleman Mei 2026 lengkap dengan Satpas, SIM keliling, dan layanan malam Simeru di Sleman City Hall. Cek lokasi dan syarat terbaru.
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026 dari Malioboro ke Parangtritis, Drini, hingga Obelix Sea View. Tarif mulai Rp12.000, murah dan praktis.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Mei 2026 lengkap dengan SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, dan layanan malam. Cek lokasi dan syarat perpanjangan SIM.
Ratu Oceania Raya menggelar kegiatan Disney Day 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia