Hadapi Kekeringan, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran dan Dropping Air
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Pembangunan Pasar Turi, Bambanglipuro, Bantul, pada Kamis (14/10/2021)./Istimewa-Disdag Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Pembangunan Pasar Turi di Kapanewon Bambanglipuro saat ini telah mencapai 70%, dan diharapkan selesai pada akhir November. Menjelang selesainya revitalisasi, Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul menjamin seluruh pedagang yang sebelumnya menempati pasar akan mendapat tempat setelah pembangunan rampung.
Kepala Disdag Bantul Sukrisna Dwi Susanta menjelaskan saat ini progres pembangunan Pasar Turi telah mencapai 70 persen. “Sekitar 70 persen ini meliputi pembangunan atap, tempat sampah, sepatuh los juga sudah dikeramik. Pekerjaan tinggal menyisakan di sisi timur pasar," kata Sukrisna di sela-sela pengecekan pembangunan pasar, Kamis (14/10/2021).
BACA JUGA: Telan Anggaran Rp32 M, Field Research Center UGM di Kulonprogo Digadang-gadang Jadi Pusat Riset
Menurut Sukrisna, saat ini bentuk utuh bangunan sudah hampir jadi, tinggal menyisakan pengecatan dan penyelesaian kios yang berada di bagian depan. “Insyaallah akhir November kelar," ujarnya.
Sukrisna menegaskan dari hasil pengecekan yang dilakukan, proyek revitalisasi Pasar Turi ini sudah sesuai dengan rancangan awal. Demikian juga dengan kualitas pengerjaan bangunan. Meski demikian, Sukrisna masih menyoroti sejumlah bagian seperti saluran air limbah dari los ikan dan daging. Ia berharap elevasi saluran air limbah dapat berjalan lancar dan tidak tersumbat.
"Air limbah dari los ikan dan daging harus mengalir lancar keluar. Kami sudah menyampaikan kepada pelaksana proyek terkait dengan hasil evaluasi yang kami temukan," katanya.
Sukrisna menjamin semua pedagang Pasar Turi akan mendapat tempat. "kami menjamin semua pedagang bisa masuk ke dalam bangunan pasar. Berdasar data, jumlahnya ada sekitar 200 pedagang," ujarnya.
Revitalisasi Pasar Turi ini diharapkan membuat pasar menjadi lebih representatif untuk jual beli. Sebelumnya, Pasar Turi terdiri dari sejumlah bangunan gubuk. "Sebelumnya bangunan pasar kurang representatif," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Imigrasi menolak 9.394 paspor sepanjang Januari-Juli 2026 karena terindikasi TPPO dan pekerja migran ilegal.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.