Misteri Api di Sleman Belum Terungkap, Sudah Muncul 87 Kali
Fenomena api misterius di Seyegan Sleman sudah muncul 87 kali dalam 12 hari. Api membakar perabot hingga mulai merembet ke area lain.
Pembangunan Pasar Turi, Bambanglipuro, Bantul, pada Kamis (14/10/2021)./Istimewa-Disdag Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Pembangunan Pasar Turi di Kapanewon Bambanglipuro saat ini telah mencapai 70%, dan diharapkan selesai pada akhir November. Menjelang selesainya revitalisasi, Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul menjamin seluruh pedagang yang sebelumnya menempati pasar akan mendapat tempat setelah pembangunan rampung.
Kepala Disdag Bantul Sukrisna Dwi Susanta menjelaskan saat ini progres pembangunan Pasar Turi telah mencapai 70 persen. “Sekitar 70 persen ini meliputi pembangunan atap, tempat sampah, sepatuh los juga sudah dikeramik. Pekerjaan tinggal menyisakan di sisi timur pasar," kata Sukrisna di sela-sela pengecekan pembangunan pasar, Kamis (14/10/2021).
BACA JUGA: Telan Anggaran Rp32 M, Field Research Center UGM di Kulonprogo Digadang-gadang Jadi Pusat Riset
Menurut Sukrisna, saat ini bentuk utuh bangunan sudah hampir jadi, tinggal menyisakan pengecatan dan penyelesaian kios yang berada di bagian depan. “Insyaallah akhir November kelar," ujarnya.
Sukrisna menegaskan dari hasil pengecekan yang dilakukan, proyek revitalisasi Pasar Turi ini sudah sesuai dengan rancangan awal. Demikian juga dengan kualitas pengerjaan bangunan. Meski demikian, Sukrisna masih menyoroti sejumlah bagian seperti saluran air limbah dari los ikan dan daging. Ia berharap elevasi saluran air limbah dapat berjalan lancar dan tidak tersumbat.
"Air limbah dari los ikan dan daging harus mengalir lancar keluar. Kami sudah menyampaikan kepada pelaksana proyek terkait dengan hasil evaluasi yang kami temukan," katanya.
Sukrisna menjamin semua pedagang Pasar Turi akan mendapat tempat. "kami menjamin semua pedagang bisa masuk ke dalam bangunan pasar. Berdasar data, jumlahnya ada sekitar 200 pedagang," ujarnya.
Revitalisasi Pasar Turi ini diharapkan membuat pasar menjadi lebih representatif untuk jual beli. Sebelumnya, Pasar Turi terdiri dari sejumlah bangunan gubuk. "Sebelumnya bangunan pasar kurang representatif," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fenomena api misterius di Seyegan Sleman sudah muncul 87 kali dalam 12 hari. Api membakar perabot hingga mulai merembet ke area lain.
Pembangunan gedung baru DPRD DIY mencapai progres 78,5 persen hingga Juni 2026, melampaui target. Pekerjaan kini difokuskan pada interior dan mebelair.
Rupiah ditutup menguat 170 poin ke level Rp18.000 per dolar AS setelah Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 5,5 persen untuk menjaga stabilitas kurs.
DLH Bantul mencatat tingkat kepatuhan pemilahan sampah mencapai 90%-95%. Sampah organik kini dimanfaatkan menjadi pupuk untuk penghijauan, pertanian.
Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani membuka langkah positif di Australian Open 2026 setelah menyingkirkan pasangan Singapura D
Jadwal bola malam ini 9-10 Juni 2026 menghadirkan Timnas Indonesia vs Mozambik, Timnas Putri Indonesia vs Kamboja, hingga Belanda vs Uzbekistan.