Kasus Pelecehan UPNVY Berlanjut, Dosen Tamu Dinonaktifkan
UPNVY menonaktifkan dosen tamu dan memproses sanksi berat satu dosen ke kementerian dalam kasus dugaan pelecehan seksual di kampus.
Pembangunan Pasar Turi, Bambanglipuro, Bantul, pada Kamis (14/10/2021)./Istimewa-Disdag Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Pembangunan Pasar Turi di Kapanewon Bambanglipuro saat ini telah mencapai 70%, dan diharapkan selesai pada akhir November. Menjelang selesainya revitalisasi, Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul menjamin seluruh pedagang yang sebelumnya menempati pasar akan mendapat tempat setelah pembangunan rampung.
Kepala Disdag Bantul Sukrisna Dwi Susanta menjelaskan saat ini progres pembangunan Pasar Turi telah mencapai 70 persen. “Sekitar 70 persen ini meliputi pembangunan atap, tempat sampah, sepatuh los juga sudah dikeramik. Pekerjaan tinggal menyisakan di sisi timur pasar," kata Sukrisna di sela-sela pengecekan pembangunan pasar, Kamis (14/10/2021).
BACA JUGA: Telan Anggaran Rp32 M, Field Research Center UGM di Kulonprogo Digadang-gadang Jadi Pusat Riset
Menurut Sukrisna, saat ini bentuk utuh bangunan sudah hampir jadi, tinggal menyisakan pengecatan dan penyelesaian kios yang berada di bagian depan. “Insyaallah akhir November kelar," ujarnya.
Sukrisna menegaskan dari hasil pengecekan yang dilakukan, proyek revitalisasi Pasar Turi ini sudah sesuai dengan rancangan awal. Demikian juga dengan kualitas pengerjaan bangunan. Meski demikian, Sukrisna masih menyoroti sejumlah bagian seperti saluran air limbah dari los ikan dan daging. Ia berharap elevasi saluran air limbah dapat berjalan lancar dan tidak tersumbat.
"Air limbah dari los ikan dan daging harus mengalir lancar keluar. Kami sudah menyampaikan kepada pelaksana proyek terkait dengan hasil evaluasi yang kami temukan," katanya.
Sukrisna menjamin semua pedagang Pasar Turi akan mendapat tempat. "kami menjamin semua pedagang bisa masuk ke dalam bangunan pasar. Berdasar data, jumlahnya ada sekitar 200 pedagang," ujarnya.
Revitalisasi Pasar Turi ini diharapkan membuat pasar menjadi lebih representatif untuk jual beli. Sebelumnya, Pasar Turi terdiri dari sejumlah bangunan gubuk. "Sebelumnya bangunan pasar kurang representatif," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UPNVY menonaktifkan dosen tamu dan memproses sanksi berat satu dosen ke kementerian dalam kasus dugaan pelecehan seksual di kampus.
Ketegangan di Papua Selatan uji nilai Pancasila. Proyek food estate dinilai abaikan masyarakat adat dan keberlanjutan.
Metode 30-30-30 viral diklaim bantu hidup sehat, tapi belum terbukti efektif turunkan berat badan menurut ahli.
BEM UGM resmi berubah jadi SEMA UGM, hapus Pemilwa dan dorong sistem meritokrasi dalam gerakan mahasiswa.
Karhutla di Riau capai 15.031 hektare hingga Juni 2026. BNPB dan BMKG peringatkan potensi El Nino picu kebakaran meluas.
Kasus leptospirosis di Bantul capai 123 hingga Mei 2026, enam pasien meninggal akibat terlambat ditangani.