Sekolah Rakyat di Tengah Tren Penurunan Jumlah Anak, Ini Kata Pakar
Sekolah Rakyat dinilai tetap dibutuhkan meski jumlah anak menyusut. Pemerintah perlu menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan perubahan demografi.
Sejumlah peragawati menampilkan busana rancangan desainer. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Status DIY dengan PPKM Level 2 diharapkan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat. Sejumlah event dapat digelar dengan protokol kesehatan yang ketat, salah satunya perhelatan pameran busana yang digadang dapat membangkitkan industri fashion.
Plt Kepala Disperindag DIY Aris Riyanta mengatakan adanya pelaksanaan peragaan busana menunjukkan karya kreatif para desainer mulai bangkit di tengah industri busana yang sempat lesu akibat pandemi Covid-19. Ia sepakat melalui event seperti Seni Kriya 2021 yang menampilan fashion show on the spot sebagai salah satu ajang beradu kreativitas sekaligus promosi bagi para perancang busana.
“Karena untuk membangkitkan ekonomi salah satunya adalah memperkenalkan produk desainer untuk fashion. Ini akan dilihat oleh masyarakat lalu dipromosikan melalui event seperti Aira Fashin Show on The Spot di Seni Kriya 2021,” kata Aris di sela-sela menghadiri launching Seni Kriya 2021 di Hartono Mall, Rabu (20/10/2021).
Aris menambahkan bauran marketing harus dilakukan dengan cepat pada produk desainer agar bisa dikenal oleh masyarakat agar bisa terus menggerakkan industri tekstil. Selain itu melalui harga yang kompetitif dalam suatu ajang pameran akan menjadi daya tarik tersendiri bagi peminat busana.
“Kami melihat dalam launching dengan menampilkan peragawati yang profesional dalam pengertian dia mampu menampilkan hasil dari produk busana itu,” ujarnya.
Ia berharap melalui event peragaan busana menjadi awal kebangkitan seni kriya setelah sempat terkendala akibat pandemi. Adapun seni kriya yang dimaksud adalah batik atau beragam jenis fashion. “Seni kriya itu kan di dalamnya ada batik dan fashion, untuk di Jogja ini sudah sangat terkenal sekali sebagai industri kerajinan masyarakat. Mari kita bangkitkan sekarang, saat ini DIY sudah PPKM level 2 semoga kondisinya terus stabil,” kata Aris yang juga menjabat sebagai Asisten Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat Setda DIY ini.
Ia menilai melalui event peragaan busana, selain dapat membangkitkan industri kerajinan busana bisa berdampak pada sektor lain seperti kuliner hingga perdagangan. Sehingga sektor yang bisa terkena multiplier effect seperti perdagangan, pariwisata, UMKM yang dapat membangkit ekonomi DIY.
“Event Seni Kriya Ini sebenarnya yang ketiga karena 2020 tidak digelar karena pandemi, ini kita bangkitkan bersama-sama,” kata Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekolah Rakyat dinilai tetap dibutuhkan meski jumlah anak menyusut. Pemerintah perlu menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan perubahan demografi.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.