Pria Bejat di Depok Sleman Perkosa Anak Pacarnya Selama Setahun

Ilustrasi - Freepik
26 Oktober 2021 15:17 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Nasib malang menimpa KHS, remaja putri 14 tahun warga Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Sleman. Di usianya yang masih belia, ia telah mendapat pengalaman traumatis baik fisik maupun mental, setelah dalam setahun belakangan diperkosa oleh pria yang merupakan pacar ibunya.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sleman, Iptu Yunanto Kukuh, menjelaskan kejadian tersebut diketahui oleh warga sekitar rumah indekos ibu korban, pada Minggu (24/10/2021) lalu. “Sekitar pukul 18.30 WIB, warga melihat korban digendong pelaku,” katanya, Selasa (26/10/2021).

BACA JUGA: Anda Jadi Korban Pinjol Ilegal? Ini Nomor Whatsapp dan Akun untuk Mengirim Aduan

Pelaku adalah PR, laki-laki 36 tahun warga Kapanewon Dlingo, Bantul. Saat digendong, korban berteriak yang kemudian direspons pelaku dengan menggigit pundak korban. Melihat hal ini, warga pun segera menolong korban dan menangkap PR.

Ketika ditanyai warga, korban bercerita telah diperkosa pelaku 17 kali, yang telah berlangsung dalam kurun satu tahun terakhir. “Pelaku mengancam korban dengan kata-kata, ‘Jangan cerita siapa-siapa, nanti takbunuh, bapak pernah bunuh orang’,” kata Ipti Yunanto

PR yang merupakan pacar ibu korban biasa melancarkan aksinya ketika ibu korban sedang bekerja sebagai pedagang. Sampai kasus ini terungkap, ibu korban tak pernah tahu anaknya menjadi korban perkosaan oleh PR.

Berdasarkan pengakuan pelaku, ia melakukan pembunuhan pada tahun 1990-an. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku juga pernah mencabuli anak dari pernikahan sirinya di Bantul.

BACA JUGA: Ini Video Viral Kapolres Nunukan Pukul & Tendang Anggotanya hingga Tersungkur

“Yang bersangkutan setelah diinterograsi mengaku pernah juga melakukan sekali pencabulan di Bantul. Ini kami sudah koordinasi dengan PPA sana menurut keterangan dia, korbannya anak dari istri sirinya,” kata dia.

Akibat pemerkosaan itu, kelamin korban mengalami luka cukup parah hingga infeksi. Setelah ditangkap warga, kini pelaku mendekam di Rutan Polres Sleman. PR dijerat Pasal 81 Sub Pasal 82 UU RI No. 17/2016 dengan sanksi penjara lima sampai 15 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar.