Gunungkidul Ajukan Rp50 Miliar untuk Lanjutkan Jalan Kepek-Ngobaran
Pemkab Gunungkidul mengajukan Rp50 miliar ke Pemerintah Pusat untuk melanjutkan pembangunan Jalan Kepek-Ngobaran yang belum rampung sejak 2017.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemkab Gunungkidul mengklaim persiapan pemilihan lurah serentak di 58 kalurahan sudah mencapai 90%. Kekurangan hanya tinggal pendistribusian logistik pemilihan yang digunakan saat pencoblosan pada Sabtu (30/10/2021).
Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Kriswantoro mengatakan, tidak ada masalah dengan persiapan pemilihan lurah. Memasuki H-2 pencoblosan, persiapan sudah mencapai 90%. Segala kebutuhan yang berkaitan dengan pemilihan sudah disediakan oleh panitia di masing-masing kalurahan.
Dia mencontohkan, untuk surat suara dan formulir untuk pemilihan juga sudah tersedia. Sedangkan undangan memilih juga sudah didistribusikan ke rumah-rumah warga yang masuk dalam daftar pemilih di pemilihan lurah. “Yang kurang tinggal distribusi logistik. Rencananya kebutuhan pencoblosan akan disidtribusikan besok [hari ini] sehingga semuanya sudah siap untuk pemilihan,” kata Kriswantoro, Kamis (28/10/2021).
Menurut dia, pelaksanaan pemilihan lurah akan mengacu pada protokol kesehatan sehingga penyelenggaraan tidak menjadi sumber penyebaran virus corona. Oleh karenanya, Tempat Pemungutan Suara (TPS) didirikan tidak berbasis dusun, melainkan mengacu pada jumlah pemilih maksimal 500 orang.
Baca juga: Waspadai Gelombang Ketiga, Sektor Pariwisata Diminta Tidak Lengah
“Sudah data dan kebutuhan TPS pilihan lurah didirikan di 708 lokasi. Sedangkan total jumlah DPT secara keseluruhan ada 238.053 jiwa,” ungkapnya.
Ketua Panitia Pemilihan Lurah Bejiharjo, Karangmojo, Aryanto mengatakan, pada saat sekarang sudah memasuki masa tenang. Alat peraga kampanye milik calon lurah juga sudah dicopoti.
Untuk persiapan, dia mengakui sudah memasuki tahap final karena tinggal pedistribusian logistik pencoblosan. “Semua tahapan sudah dilalui dan besok siang [hari ini] distribusi logistik ke 36 TPS di Bejiharjo,” katanya.
Pasukan Anti Huru Hara Disiagakan
Jajaran Polres Gunungkidul berkomitmen membantu pemkab dalam upaya pengamanan pemilihan lurah di 58 kalurahan. Adapun personil yang dilibatkan tidak hanya personil di masing-masing polsek karena juga mendapatkan bantuan dari polres.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, Jumat (29/10/2021) sore melaksanakan gelar pasukan untuk keamanan pemilihan lurah serentak. Total ada 410 personel yang disiapkan guna pengamanan di seluruh TPS.
“Sudah ada pemetaan kerawanan dan pengamanan disesuaikan dengan kondisi di masing-masing wilayah,” katanya.
Menurut Suryanto, untuk antisipasi kerusuhan juga disiagakan tim anti huru hara. Meski demikian, tim ini tidak diterjunkan secara langsung karena bersiaga di mapolres. “Kalau dibutuhkan maka, tim ini akan langsung diterjunkan ke lokasi yang membutuhkan pengamanan ekstra sehingga hal-hal yang tak diinginkan bisa dicegah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengajukan Rp50 miliar ke Pemerintah Pusat untuk melanjutkan pembangunan Jalan Kepek-Ngobaran yang belum rampung sejak 2017.
InJourney Airports membukukan pendapatan Rp10,23 triliun pada semester I 2026, ditopang pertumbuhan bisnis nonaeronautika di tengah tantangan global.
Pemadaman listrik di Karimun belum sepenuhnya pulih. Warga menyewa hotel demi bekerja, sementara PLN mempercepat pemulihan sistem.
IRGC menyatakan jalur selatan Selat Hormuz telah dipasangi ranjau di tengah memanasnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.
BKAD Gunungkidul meluncurkan aplikasi Sistem Elektronifikasi Pembayaran Pajak Terintegrasi (Senapati).
Kecelakaan beruntun melibatkan tiga sepeda motor dan satu mobil di depan Terminal Dhaksinarga Wonosari menewaskan seorang pemotor berusia 18 tahun.