Antisipasi Laka Air, Polres Kulonprogo Gelar Latihan SAR di Pantai Glagah

Sejumlah anggota Polres Kulonprogo saat melakukan kegiatan latihan SAR di Laguna Pantai Glagah Kulonprogo dipimpin oleh Kapolres Kulonprogo AKBP Muharomah Fajarini, didampingi oleh Wakapolres Kulonprogo Kompol Sudarmawan, dan diikuti oleh sejumlah personel Polres Kulonprogo pada Kamis (28/10/2021)./Ist - Polres Kulonprogo
30 Oktober 2021 09:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-Keadaan darurat yang membahayakan nyawa manusia menjadi salah satu perhatian dari jajaran Polres Kulonprogo. Terlebih, wilayah Kulonprogo memiliki sejumlah waduk dan garis pantai yang cukup panjang. Sehingga, potensi bahaya yang melibatkan nyawa manusia bisa terjadi.

Kapolres Kulonprogo AKBP, Muharomah Fajarini, mengatakan musibah atau keadaan darurat di perairan, seperti sungai atau laut merupakan kejadian yang tak diharapkan oleh siapapun. Dibutuhkan respon atau penanganan sesegera mungkin dari petugas tanpa melupakan faktor keselamatan.

"Kemampuan serta keterampilan pertolongan air menjadi hal yang cukup penting untuk dipahami dan dipelajari, khususnya bagi personil Polres Kulonprogo. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh personel Polres Kulonprogo adalah kemampuan SAR di perairan," ujar Fajarini pada Jumat (29/10/2021).

Dikatakan Fajarini, sesuai dengan arti kata SAR yang berarti Search (Pencarian) dan Rescue (Pertolongan atau Penyelamatan), maka dalam kegiatan operasional SAR dibutuhkan ilmu pengetahuan dan keterampilan teknis SAR serta beberapa disiplin ilmu sebagai penunjang maupun pendukung kegiatan di lapangan.

Lebih lanjut, kegiatan latihan SAR air oleh Polres Kulonprogo digelar di Laguna Pantai Glagah Kulonprogo dipimpin oleh Kapolres Kulonprogo AKBP Muharomah Fajarini, didampingi oleh Wakapolres Kulonprogo Kompol Sudarmawan, dan diikuti oleh sejumlah personil Polres Kulonprogo pada Kamis (28/10/2021).

"Latihan SAR Air ini untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan profesionalitas personil Polres Kulonprogo. Pelatihan ini sebagai cara untuk mensinergikan gerakan pada saat terjadi bencana atau musibah di air," imbuh Fajarini.

Fajarini menambahkan latihan SAR di air juga sebagai wujud pembinaan personel dalam membekali kemampuan perorangan maupun satuan dalam mendukung tugas di lapangan. "Serta untuk membentuk mental personil apabila dibutuhkan untuk bergerak di lautan lepas,” sambung Kapolres.