Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dua pengendara sepeda motor tewas setelah sepeda motor yang mereka kendarai bertabrakan di Jalan Ki Hadi Sugito, Kalurahan Pleret, Kapanewon Panjatan, Sabtu (30/10/2021).
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan dua pengendara sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan itu yakni Bima Riski Irfansyah, 14, warga Pleret, Kapanewon Panjatan, dan Krisna Dwi Hartono, 27, warga Kalurahan Depok, Kapanewon Panjatan.
“Keduanya mengalami luka cukup parah dan meninggal di lokasi kejadian," kata Jeffry, Minggu (31/10/2021).
Berdasar keterangan sejumlah saksi, kecelakaan bermula saat kedua pengendara motor melintas di di Jalan Ki Hadi Sugito, Sabtu pukul 19.45 WIB. Bima yang mengendarai Suzuki Shogun melaju dari arah selatan ke utara, sedangkan Krisna yang mengendarai Honda Supra melaju dari arah berlawanan.
“Saat keduanya berpapasan, motor yang dikendarai oleh Bima melaju melewati markah sehingga terjadi tabrakan," ujar Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Menlu Sugiono mendorong reformasi PBB dan Dewan Keamanan agar lebih relevan menghadapi konflik global dan tantangan dunia saat ini.
Istana menegaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari program Banpres untuk masyarakat dan bukan untuk kepentingan pribadi.
Polresta Pekalongan mengusut dugaan pencabulan enam santriwati di sebuah ponpes di Buaran dan mengamankan pengasuh pondok.
InJourney Airports memproyeksikan tiga juta penumpang pesawat melintas di 37 bandara selama libur Iduladha dan Hari Lahir Pancasila 2026.
Ledakan balon udara berpetasan di Blitar saat Iduladha menewaskan satu warga dan melukai dua anak di Desa Tambakan.