Pasutri Kembali Bertarung Jadi Lurah Dengok, Seperti 2018
Pasutri Suyanto dan Dwi Astutiningsih kembali bertarung menjadi Lurah Dengok, Playen, setelah duel serupa terjadi pada pemilihan 2018.
Ilustrasi penganiayaan./Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul melakukan penyelidikan berkaitan dengan penganiayaan dengan NG, warga Kalurahan Bedoyo, Ponjong. Diduga penganiayaan terjadi karena beda pilihan dalam pemilihan lurah yang berlangsung Sabtu (30/10/2021).
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan berkaitan dengan dugaan penganiayaan yang berkaitan dengan hasil pilihan lurah di Kalurahan Bedoyo. Menurut dia, korban berinisial NG dan laporan terkait dengan kasus ini dibuat oleh istrinya pada Senin (1/11/2021).
“Sudah kami terima laporannya,” katanya, kemarin.
Suryanto menjelaskan, kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan ini sedang ditangani Satreskrim Polres Gunungkidul. Adapun laporan yang masuk dijadikan dasar untuk kepentingan penyelidikan. “Masih proses dan nanti ada perkembangannya akan disampaikan ke masyarakat,” ungkapnya.
BACA JUGA: Belanja Kelompok Masyarakat Bawah Lebih Lambat Pulih akibat Pandemi
Istri korban, T mengatakan, sebelum penganiaayaan dilakukan, ada dua orang yang merupakan tim sukses dari calon kalah mendatangi rumahnya pada Minggu (31/10/2021) siang. Keduanya mencari suaminya untuk dibawa pergi. “Habis kejadian ini suami saya sulit ditemukan dan saat dihubungi tidak bisa,” katanya kepada wartawan, kemarin.
Dia pun berusaha mencari keberadaan suaminya itu. Namun pada saat mencari mendapatkan kabar kalau yang dicari telah berada di rumah. “Saya pun pulang dan kaget suami saya sudah dalam keadaan luka memar di beberapa bagian,” katanya.
Atas kejadian ini, korban pun dibawa ke salah satu klinik kesehatan di Jalan Baron di Kapanewon Wonosari. “Harus dirawat dan ada juga polisi datang untuk bertanya, tapi belum bisa lancar karena di bagian rahang masih sakit,” katanya.
Dia menduga peristiwa penganiayaan terjadi karena adanya perbedaan pilihan lurah. Terlebih lagi, selisih antara dua calon sedikit karena hanya terpaut 16 suara. “Saya pun melaporkan kasus ini ke polisi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasutri Suyanto dan Dwi Astutiningsih kembali bertarung menjadi Lurah Dengok, Playen, setelah duel serupa terjadi pada pemilihan 2018.
Pertamina menyiapkan investasi Rp19,8 triliun untuk Green Bio-Refinery Cilacap yang ditargetkan masuk EPC 2027 dan beroperasi 2029.
BGN mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima MBG dalam pemutakhiran data. Mayoritas merupakan sekolah swasta dan mandiri.
Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menghadirkan Ambarrukmo Atisomya – Patehan, The Royal High Tea Ceremony, dalam rangkaian acara menuju ulang tahunnya ke-15
BMKG mengingatkan potensi hujan petir di Padang dan hujan di sejumlah wilayah barat Indonesia pada Jumat, termasuk prakiraan cuaca DIY.
Adu banteng terjadi di Ringroad Wonosari, Gunungkidul. Dua pemotor tewas di lokasi setelah sepeda motor mereka bertabrakan.