Hari Kunjung Perpustakaan, Sleman Dorong Warga Bijak Kelola Informasi
Sleman memperkuat budaya literasi melalui perpustakaan. Layanan keliling bahkan menjangkau sekitar 128.000 pengunjung dalam setahun.
Sejumlah nelayan membongkar ikan dari kapal yang merapat di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sadeng, Kecamatan Girisubo, belum lama ini./Istimewa-Dokumen DKP DIY
Harianjogja.com, BANTUL - Memasuki musim penghujan nelayan pesisir selatan Bantul masih terus melaut. Hujan justru membuat ikan merapat kepinggir dan memudahkan nelayan untuk menjaringnya.
Ketua Nelayan Pantai Samas, Sigit menjelaskan saat musim penghujan tangkapan ikan nelayan cenderung akan lebih banyak. Namun saat ini intensitas hujan dirasa belum mencapai puncak. Selain itu belum semua jenis ikan melakukan migrasi ke pinggir pantai.
Bila mayoritas jenis ikan yang muncul diketahui, nelayan akan segera menyesuaikan alat tangkap. "Kalau saat ini lebih banyak mengandalkan keberuntungan karena belum semua ikan muncul," terangnya pada (3/11/2021).
Ikan jenis bawal laut disebutkan Sigit menjadi ikan yang paling dinanti-nanti para nelayan. Biasanya di medio Februari harga ikan bawal laut degan kualitas super bisa dibanderol Rp250.000 per kilogramnya.
Dijelaskan Sigit, adanya hujan tidak berpengaruh terhadap aktivitas nelayan. Sigit justru mengkhawatirkan adanya angin kencang saat hujan yang dapat berisiko bagi nelayan. "Mau hujan deras enggak masalah. Selama tidak ada angin kencang elayan tetap berani melaut," tuturnya.
Nelayan Pantai Samas lainnya, Tri Jarwanto malah menanti-nanti datangnya musim hujan. Secara alami, bila hujan datang kawanan ikan justru akan merapat ke pinggir.
Kondisi musim hujan ini justru menguntungkan nelayan yang menggunakan perahu tempel untuk menangkap ikan. Perahu tempel merupakan perahu dengan tambahan mesin penggerak yang ditempel di ekor perahu. Perahu jenis ini banyak digunakan nelayan dan tak bisa menjangkau area laut lepas terlalu jauh. "Perahu yang digunakan hanya perahu tempel, yang hanya beroperasi beberapa kilometer dari bibir pantai," ungkapnya.
Kendati sudah mulai hujan Tri menjelaskan bila jumlah tangkapan yang didapat belum sebanyak pada periode bulan Januari sampai Maret yang memiliki intensitas hujan yang tinggi. Pada awal musim penghujan ini ikan layur menjadi salah satu jenis yang paling kerap masuk alat tangkap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman memperkuat budaya literasi melalui perpustakaan. Layanan keliling bahkan menjangkau sekitar 128.000 pengunjung dalam setahun.
Antam mengusulkan seluruh penjual emas dan perak wajib melaporkan data penjualan ke Ditjen Pajak agar kewajiban berlaku secara merata.
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul ditutup lagi 20 September 2026 setelah uji coba sepekan untuk evaluasi lalu lintas dan kondisi pembangunan.
PSIM Jogja memilih bertahan di Surabaya setelah melawan Persebaya demi menjaga kebugaran pemain sebelum menghadapi Madura United.
Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat di Jeddah, Mekkah dan Taif. Warga diminta berlindung dan mengikuti arahan resmi.
Freeport Indonesia mengembangkan tambang Kucing Liar di Papua dengan investasi Rp72 triliun hingga 2033 dan target produksi mulai 2029.