SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Penyebaran covid-19 dari Klaster Takziah Sedayu Bantul mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman. Pasalnya per Jumat (5/11/2021) sebaran kasus ini sudah mencapai 69 kasus.
Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama mengatakan hingga Jumat pagi data persebaran klaster ini di Sleman tercatat menjadi 69 kasus. Dari segi wilayah, persebaran klaster ini terjadi di tujuh kapanewon. Padahal sebelumnya hanya tercatat hanya di 4-5 kapanewon.
Saat ini, selain di Kapanewon Seyegan, Gamping, Godean, Minggir dan Moyudan klaster ini juga tersebar di Ngaglik dan Depok. Hanya saja di Ngaglik dan Depok masing-masing ditemukan satu kasus. "Sebaran kasus Klaster Sedayu Bantul ini berjumlah 69 kasus terdiri dari 47 laki-laki dan 22 perempuan," kata Cahya kepada Harian Jogja, Jumat (5/11/2021).
Dinkes mencatat, kasus terbanyak klaster ini berada di Kapanewon Godean totalnya tercatat 31 kasus. Sebanyak 16 kasus ditangani di Puskesmas Godean 1 dan 15 kasus di Puskesmas Godean 2. Terbanyak kedua berada di Kapanewon Gamping dengan total 16 kasus. Sebanyak 14 kasus tercatat di Puskesmas Gamping 1 dan dua kasus di Pusmesmas Gamping 2.
BACA JUGA: Buntut Kasus Dugaan Penyiksaan di Penjara Sleman, 5 Petugas Lapas Dicopot
Di Puskesmas Moyudan tercatat sebanyak 9 kasus, Puskesmas Minggir (6 kasus), Puskesmas Seyegan (5 kasus), Puskesmas Ngaglik 2 dan Puskesmas Depok 3 masing-masing ditemukan satu kasus.
Diakui Cahya, penyebaran klastsr ini terjadi begitu cepat sehingga Dinkes menaruh perhatian besar agar jumlah klaster tidak terus bertambah. "Sejak kejadian awal pada 30 Oktober hanya empat kasus namun per 5 November atau dalam waktu tujuh hari bertambah menjadi 69 kasus," terang Cahya.
Cepatnya penyebaran pada klaster ini, lanjut Cahya, karena warga yang terpapar berstatus sebagai OTG (orang tanpa gejala). Selain itu, setelah vaksinasi terjadi pengendoran protokol kesehatan sehingga mempercepat penyebaran kasus. Kedua hal ini yang memicu cepatnya penyebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Peneliti OpenAI dan Google DeepMind memperingatkan risiko AI yang mampu mengembangkan diri sendiri dan berpotensi sulit dikendalikan manusia.
Daftar 9 beasiswa luar negeri tanpa batas usia untuk S1 hingga S3, lengkap dengan syarat, cakupan, dan jadwal pendaftarannya.
Fernando Alonso memastikan bertahan di Aston Martin. Simak alasan pembalap 45 tahun itu tetap melanjutkan karier di Formula 1.
Tri Wahyuni tampil di Asian Games 2026 pada 1 Oktober. Simak jadwal kualifikasi senam ritmik dan peluangnya menuju final.
Media Bangladesh menyoroti Timnas Indonesia jelang laga penentu Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Kamis (1/10/2026)