Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Maskapai Super Air Jet saat melakukan penerbangan perdana dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, menuju Yogyakarta International Airport (YIA), Rabu (10/11/2021)./Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Maskapai Super Air Jet melakukan penerbangan perdana dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, menuju Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, dan kembali lagi ke Soekarno-Hatta, Rabu (10/11/2021). Di YIA, Super Air Jet disambut dengan water salute.
Direktur Komersial Super Air Jet, Novianti Harahap mengatakan untuk melayani penumpang Super Air J et Airbus menggunakan pesawat Airbus A 320-200 berkapasitas 180 kursi kelas ekonomi. Maskapai ini berupaya mengakomodasi permintaan penerbangan dan fokus menyasar pasar kalangan muda mudi, sesuai visinya yakni Membangun generasi muda untuk menembus ketinggian baru atau to empower the next generation to reach new heights.
"Semarak terbang ke Jogja mampu menggugah minat travelers serta meyakinkan bahwa terbang itu sehat, aman dan menyenangkan. Penerbangan Super Air Jet dilayani dari Jakarta melalui terminal 2D Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK) ke Yogyakarta di Kulonprogo (YIA) pergi pulang (PP). Jakarta–Jogja–Jakarta dikenal sebagai rute super populer karena memiliki potensi pasar tinggi serta ramai peminat jalur udara," kata Novianti.
Dikatakan Novianti, Super Air Jet menawarkan penerbangan terjadwal satu kali setiap hari sesuai kebutuhan para pelancong kekinian. Penawaran terbaik bertarif super hemat mulai dari Rp367.200 sekali jalan dari Jakarta ke Jogja dan Jogja ke Jakarta mulai dari Rp408.300.
Untuk mempermudah perjalanan yang disesuaikan dengan persyaratan atau ketentuan dokumen kesehatan, Super Air Jet bekerjasama dengan fasilitas kesehatan. Setiap calon tamu super, sebutan untuk penumpang Super Air Jet, dapat melakukan uji kesehatan rapid test antigen Rp35.000 dengan bekerjasama fasilitas kesehatan keberangkatan dari Jabodetabek. "Untuk tarif rapid test PCR Rp195.000 keberangkatan dari Jabodetabek, dan rapid test PCR 225.000 dari Jogja. Semua awak pesawat dan penumpang wajib menjalani uji kesehatan Covid-19 dengan hasil negatif. Terpenting lagi, penerbangan dijalankan menurut standar operasional prosedur dan protokol kesehatan ketat," kata Novianti.
Menurutnya, Super Air Jet yang mengusung konsep sesuai tren kekinian telah mempelajari kebiasaan utama kalangan muda mudi yaitu salah satunya tak lepas dari ponsel. Akhirnya, Super Air Jet menyesuaikan dengan hiburan di udara dan di darat, sehingga setiap tamu super tetap bisa beraktivitas menggunakan smartphone masing-masing. “Harapan terpenting pengalaman selama penerbangan tetap terjaga, asyik, seru dan menyenangkan," kata Novianti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor