Pemkot Jogja Butuh Tambahan Dosis Vaksinasi untuk Usia 6-11 Tahun

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
12 November 2021 08:57 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA–Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja membutuhkan alokasi khusus dosis vaksin apabila vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun sudah berlangsung.

Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, saat ini persediaan vaksin Sinovac untuk menyelesaikan vaksinasi dosis kedua. “Belum ada alokasi khusus untuk vaksinasi kepada anak 6-11 tahun,” kata Heroe, Rabu (10/11/2021).

Apabila program vaksinasi untuk usia tersebut akan berlangsung, maka perlu adanya tambahan vaksin. Sejauh ini, Pemkot Jogja masih menunggu instruksi dan arahan teknis dari pemerintah pusat terkait vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Sesuai pendataan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Jogja, jumlah peserta didik berusia 6-11 tahun atau yang bersekolah tingkat SD di Kota Jogja sekitar 40.000 anak. Nantinya tidak ada batasan asal kependudukan untuk vaksinasinya.

“Jika sudah ada izin untuk pelaksanaan vaksinasi, maka kami bisa saja menyisihkan sebagian persediaan vaksin Sinovac untuk vaksinasi ke anak-anak,” kata Heroe yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja.

Baca juga: Update Covid-19 Indonesia: Kasus Positif Bertambah 435

Sejauh ini, persediaan vaksin di Kota Jogja sebagian besar vaksin Moderna dan AstraZeneca untuk kebutuhan vaksinasi dosis pertama. Masih ada sedikit orang di Kota Jogja yang masih hendak vaksinasi dosis pertama. Saat ini Pemkot Jogja fokus pada vaksinasi dosis kedua. Harapannya vaksinasi dosis kedua selesai Desember 2021 ini.

Menurut Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, pelaksanaan vaksinasi anak 6-11 tahun harus disertai dengan izin dari orang tua. Sehingga harapannya orang tua bisa meluangkan waktu untuk mendampingi.

Ke depannya, Haryadi memastikan sasaran vaksinasi anak 6-11 tahun untuk seluruh pelajar yang bersekolah di Kota Jogja. “Tidak dibedakan siswa dari Kota Jogja atau kabupaten lain. Jika mereka bersekolah di Jogja, maka akan menjadi sasaran vaksinasi di Jogja,” Kata Haryadi.

Mengingat sudah berlangsungnya pembelajaran tatap muka, Haryadi berharap aturan vaksinasi untuk anak bisa segera ditetapkan.