Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Gerbang Kasongan Bantul./Istimewa-Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten Bantul mendapat penghargaan sebagai kabupaten yang informatif dari Komisi Informasi Daerah (KID) DIY. Penganugeraan ini diterima langsung oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Alana Hotel, Rabu (10/11/2021) lalu.
Penghargaan tersebut sebagai upaya badan publik dalam mengimplementasikan Undang-undang No.14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, untuk menjamin warga negara menadapat hak informasi publik. Dalam acara tersebut Pemkab Bantul meraih penghargaan sebagai Kabupaten Informatif dengan meraih poin 98.14.
Penghargaan tersebut diberikan kepada badan publik yang telah memenuhi kualifilasi dengan tiga tahap pengujian yaitu pengisian self assessment questionnaire (SAQ), uji website dan uji akses. Dalam kesempatan tersebut Abdul Halim Muslih mengatakan bahwa dengan diraihnya penghargaan menandakan informasi yang diperlukan oleh publik itu bisa diakses dengan mudah di Pemkab Bantul.
Baca juga: Setelah Klaster Takziah Sedayu, Muncul Klaster Tahu di Gamping Sleman
“Hal ini tentunya akan memacu seluruh ASN di Bantul untuk dapat meningkatkan keterbukaan informasi publiknya kepada masyarakat. Ini belum final masih banyak OPD - OPD yang harus menyempurnakan layanan informasi kepada masyarakat," kata Halim seusai menerima penghargaan Kabupaten Informatif, yang dikutif dari rilis Humas Pemkab Bantul, Kamis (11/10/2021).
Halim juga berharap ke depan keterbukaan informasi publik Pemkab Bantul ini semakin baik dan semakin mudah diakses oleh masyarakat. Sementara itu dalam kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD), beberapa OPD di Bantul juga masuk dalam kualifikasi informatif di antaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Didukcapil) dengan raihan poin 98.25; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan raihan poin 96.91.
Kemudian Dinas Perdagangan dengan raihan poin 96.50; Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPPKBPMD) dengan raihan poin 95.85; Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dengan raihan poin 94.86; Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Bantul dengan raihan poin 93.57; Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan raihan poin 93.45; Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dengan raihan poin 91.59. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor